Saturday, 23 July 2016

Eid Outfit Day 2

Assalamu'alaikum

Di hari kedua lebaran tahun ini, saya, suami dan kedua orang tua kami malah asyik berjalan-jalan ke mall. Lho kok tidak silaturahim ke rumah saudara? hehehe.. karena keluarga saya di Jakarta tidak terlalu banyak, dan kesemuanya sudah kami kunjungi di hari pertama lebaran. Sebanarnya keluarga besar saya cukup banyak, namun rata-rata mereka tinggal di Aceh dan Jawa Tengah. Jadi yang ada di Jakarta hanya sedikit dan sudah kami kunjungi kemarin.


Kalau suami saya, keluarganya memang sedikit sekali. Papanya (papa mertua saya) adalah anak tunggal, sedangkan mamanya hanya punya satu adik perempuan (kami panggil tante) yang punya dua anak saja. Jadi suami saya hanya memiliki dua orang sepupu saja. Kebetulan, sore ini sepupu kami ini akan berkunjung bersilaturahmi ke rumah saya di Depok. Jadi, sebelum mereka datang, siang harinya kami kami belanja kue-kue dan bahan makanan di mall ini, sekaligus memperbaiki jam tangan papa yang rusak.

mengenai outfit yang saya kenakan siang itu. Untuk jalan-jalan ini saya mengenakan baju yang sedikit casual dengan teknik layering atau menumpuk. Kemeja putih yang lagi trend saya padukan dengan rok songket Aceh dari koleksi Fitri Aulia beberapa tahun yang lalu. Yang spesial dan berbeda warna adalah outernya! Untuk outernya saya mengenakan Safi Outer warna sand brown dengan (lagi-lagi) menggunakan belt tassel untuk dibagian kemeja putih. Memakai belt di dalam outer aman dari siluet yang terlalu membentuk tubuh kalau mengenakan belt di luar outer. Warna putih masih dominan untuk tampilan lebaran kali ini. Kalau dulunya takut mengenakan baju putih untuk sehari-hari, sekarang saya makin percaya diri mengenakan baju berwarna putih. So classy! Happy trying!   


My outfit:
Satin Scarf (broken white) by KIVITZ
Shirt (broken white) by Cotton Ink
Safi Outer (brown) by KIVITZ
Songket Skirt (broken white) by FITRI AULIA

Wassalamu'alaikum

Thursday, 21 July 2016

Eid with My Family

Assalamu'alaikum

Allaahu Akbar...
Allaahu Akbar...
Allaahu Akbar...
Laa Ilaaha Illaallaahu...
Wallaahu Akbar...
Allaahu Akbar...
Walillaahil hamd...

Alhamdulillah... Tiba saatnya merayakan hari kemenangan. Setelah sebulan lamanya kita menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Idul Fitri kali ini saya dan suami merayakannya di Depok seperti tahun lalu. Semenjak menikah, saya dan suami sepakat untuk membagi-bagi waktu Lebaran antara orang tua di Depok dan di Bukittinggi. Seharusnya tahun ini adalah bagiannya orang tua kami yang di Bukittinggi namun dikarenakan di hari pertama lebaran papa dan mama datang ke Jakarta, jadi kami tidak perlu ke Bukittinggi untuk berhari raya. Karena papa mertuaku ada keperluan medical check up di Jakarta setelah Lebaran ini. Karena ada riwayat kanker paru-paru di tahun 2010, maka papa harus rajin memeriksakan kondisi paru-parunya di RS Dharmais, Jakarta. Awal-awal harus sebulan sekali, tiga bulan sekali, dan sekarang menjadi enam bulan sekali. Alhamdulillah kanker di paru-parunya sudah hilang.

Oia, balik lagi cerita saya ketika Idul Fitri 1437 H. Setelah shalat subuh, saya mandi dan langsung berpakaian untuk persiapan Shalat Eid. Jadi ceritanya, tahun ini adalah tahun kedua saya berlebaran di rumah kami sendiri. Dengan lingkungan yang baru saya mencoba beradaptasi ketika Idul Fitri tiba. Tapi setelah di tahun pertama kami mengalami 'kesepian' di cluster tempat tinggal saya, akhirnya tahun ini saya melaksanakan shalat eid di rumah mama dan berlebaran dengan tetangga sekitar rumah mama. Karena memang lebaran di cluster rumah saya sepi sekali. Kebanyak para penghuni tidak merayakan Idul Fitri di rumah ini yang notabennya rumah ini adalah rumah kedua bahkan rumah ketiganya.

Untuk shalat ied, saya mengenakan baju dari KIVITZ berwarna broken white, yaitu Agadir Dress. Baju ini sebenarnya adalah rancangan yang dibuat khusus untuk fashion show di Muffest yang lalu. Namun setelah dipikir-pikir, saya tidak punya baju warna putih untuk shalat ied karena masyarakat Indonesia masih identik dengan baju berwarna putih untuk lebaran. Padahal kan tidak harus mengenakan putih ya. Tapi karena saya ingin kompakan dengan suami, akhirnya saya mengenakan dress putih ini dipadukan dengn Taza Limited Scarf berwarna cokelat muda dan sedikit gold. Baju lebaran suami saya juga saya buatkan seminggu sebelum para penjahit saya pulang kampung. Saya ambil sedikit bahan Taza Limited Scarf untuk dijadikan list dibagian saku. Oia, Agadir Dress ini akan saya keluarkan di awal Agustus 2016.

Jam 6 pagi saya sudah berangkat dari rumah menuju rumah mama yang jaraknya sekitar 4-5 km. Setibanya di sana saya bertemu dengan kakak-kakak saya dan juga keponakan. Setelah melaksanakan shalat ied di masjid dekat rumah, kami pun sekeluarga bersalam-salaman untuk bermaaf-maafan. Dilanjutkan dengan makan ketupat bersama dan open house.

Selesai open house dengan para tetangga di sekitar rumah orang tua saya, perjalanan silaturahim kami berlanjut ke rumah sanak saudara yang dituakan. Nah, untuk pergi silaturahim ini saya sengaja menambahkan Khenifra Outer (yang kamu bisa PO melalui KIVITZ CS) dan mengganti hijab polos berwarna broken white untuk kesan yang lebih chic. Untuk tambahan aksesoris, saya kenakan belt tassel untuk lebih mempercantik tampilan ini.

Karena banyak permintaan untuk memproduksi Khenifra Outer ini, Insya Allah KIVITZ akan membuka PO di minggu ketiga bulan Juli. Dan kabar baiknya adalah... Setiap pembelian outer ini akan mendapat belt tassel cantik ini. So, stay tune di Instagram @kivitz_ ya :) 







My outfit:
Satin Pashmina by KIVITZ
Dress by KIVITZ
Outer by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Sunday, 17 July 2016

Fall/Winter 2016 Meeting on Ramadhan

Assalamu'alaikum

Buat sebagian orang datang ke kantor di bulan Ramadhan terasa melelahkan, namun saya selalu excited karena setiap hari yang saya kerjakan merupakan hal-hal baru. Bekerja di industri kreatif seperti ini memang menjadi pilihan saya sejak duduk di bangku kuliah. Mengerjakan sesuatu yang berbeda setiap harinya dan menghasilkan karya merupakan kepuasan tersendiri buat saya.

Di bulan Ramadhan ini, tim kreatif kami sedang menggodok koleksi terbaru. Segala proses kreatif sebenarnya sudah dimulai sejak bulan Maret yang lalu, seperti mencari inspirasi, me-research trend dunia yang sedang berkembang, hingga melihat trend di Indonesia yang sedang marak. Oleh karena itu, meeting kali ini adalah pembahasan mengenai moodboard, desain, dan pemilihan bahan. Jujur saja, dalam keseluruhan proses berbisnis KIVITZ ini, part ini menjadi bagian terfavorit buat saya. Dimana saya harus menerangkan moodboard yang sudah dibuat, terinspirasi dari apa, hingga saya tuangkan dalam setiap desainnya. Dari dulu saya suka sekali dengan gambar-gambar dan warna-warna. Sehingga kalau terlihat berantakan, saya malah anggap ini adalah art. Alhamdulillahnya art yang ini akan diaplikasikan untuk busana para muslimah, jadi semoga tidak sia-sia. Karena buat sebagian orang, art selalu diidentikan dengan sesuatu yang rebel, atau diluar jalur yang seharusnya. Tidak dipungkiri, semua orang punya kesukaan yang berbeda-beda. Ada yang sukanya science, sosial, juga art. Selama minat tersebut diarahkan ke dalam sesuatu hal yang positif insyaAllah semuanya baik di mata Allah.

Oia, setiap membahas koleksi baru, suami ikut turun tangan langsung ke dalam proses kreatif ini. Kami banyak diskusi mengenai desain karena suami yang suka dengan dunia fashion dan background kuliahnya yang juga berasal dari Desain Komunikasi Visual. Walaupun berbeda bidang desain, namun prinsip desain sebenarnya sama saja. Hanya pengaplikasiannya saja yang berbeda. Kalau saya sudah pasti turun tangan langsung sih hehehe... Karena memang ini andil terbesar saya di KIVITZ, yaitu make a collection. Tapi jangan salah, di sini juga ada tim management yang akan menghitung-hitung secara bisnisnya. Ide segila apapun kita tapi kalau harganya tidak masuk, sudah otomatis akan ditolak oleh management. Alhamdulillah, sejak tahun lalu saya bisa fokus untuk urusan desain saja.

Next... Setelah hampir setengah harian tim kreatif KIVITZ meeting untuk koleksi baru dengan otak yang hampir ngebul (hihi), tiba saatnya untuk buka puasa bareng dengan seluruh tim. Jam 4 sore, kami sudah keluar (walaupun saya dan suami yang menjadi penutup pintu alias keluar paling akhir yaitu jam 5) dari kantor dan menuju lokasi berbuka puasa. Nah, ini dia semua muka-muka orang dibelakang layar KIVITZ. Ada tim sales and marketing, tim merchandising, tim kreatif dan produksi, dan tim quality control. Alhamdulillah satu agenda buka bersama tim tahun ini terlaksana sudah. Semangat untuk kita semua!






My outfit:
Haouz Limited Scarf (light brown) by KIVITZ
Punica Dress (black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Saturday, 16 July 2016

White & Gold Dresscode on The Gathering

Assalamu'alaikum

Di sekitar minggu ketiga bulan Ramadhan, saya diundang oleh Wardah, brand pelopor kosmetik halal di Indonesia, untuk menyampaikan campaign terbaru mereka mengenai #CantikDariHati. Sepertinya melalui event ini, Wardah ingin berbagi inspirasi kepada masyarakat di luar sana tentang bagaimana indahnya berbagi kepada sesama.

Yang saya lihat, campaign #CantikDariHati ini memiliki makna yang mengandung kekuatan positif yakni dengan berbagi kebaikan maka akan berbuah kecantikan sejati yang dapat dirasakan oleh setiap wanita. Di event ini juga sekaligus diluncurkan TVC #CantikDariHati yang kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan inspiratif dari para brand ambassador Wardah.

Event yang digelar di The Dharmawangsa Hotel ini memiliki dresscode White and Gold. Maka dari itu saya pilih style layering dengan memadukan dress putih dengan luaran yang berbentuk kotak. Semua item ini dari koleksi Eid Series 1437H, Le Jardin D'Orient. Kebetulan warnanya ada putih dan juga gold. Jadi saya bisa me-mix and match sesuai dresscode. Ditambal belt tassel yang akhir-akhir ini menjadi item favorite saya jika memakai luaran.

Alhamdulillah event ini sekaligus ajang silaturahim dengan para muslimah inspiratif lainnya. Senang rasanya bisa bertemu dan banyak ngobrol dengan mereka. Kadang kita tidak perlu mencari jauh-jauh sumber inspirasi kita, namun mereka pun bisa jadi inspirasi kita sebenarnya :) Terima kasih kepada Wardah yang sudah undang saya ke acara ini :)




My outfit:
Moulay Limited Scarf (gold) by KIVITZ
White dress by KIVITZ
Safi outer (broken white) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Interview on Berita Satu

Assalamu'alaikum

Masih di saat Ramadhan, saya kembali diundang oleh salah satu stasiun TV untuk menjadi salah satu narasumber untuk program talkshow, Female Zone. Acara yang disiarkan di Berita Satu ini bukan LIVE melainkan tapping. Di saat terik panas matahari saat itu, saya dengan diantar suami menuju kantor Berita Satu yang berada di lokasi MT. Haryono. 

Saya pun tiba di kantor Berita Satu satu setengah jam sebelum tapping dimulai. Sambil menunggu narasumber satunya lagi, saya menunggu di ruang tunggu. Setelah semua kru dan narasumber juga siap, kami diarahkan untuk ke tempat tapping yang berada di dalam studio. Sorot cahaya lampu begitu menyengat mata dan kamera-kamera sudah stand by menyorot kami. Dengan dipandu oleh Rike Amru talkshow ini berjalan kurang lebih setengah jam dengan terdiri dari 4 segmen. Obrolan santai kita kali ini adalah mengenai Social Media Influencer. Mau lihat tapping kita kali ini, yuk simak Youtube berikut ini:

Female Zone: Social Media Influencer #1: https://www.youtube.com/watch?v=fPMGYYzE9ZQ

Female Zone: Social Media Influencer #2: https://www.youtube.com/watch?v=27OCk7KLSZ4

Female Zone: Social Media Influencer #3: https://www.youtube.com/watch?v=3Y8it9XNi_c




Outfit yang saya pakai kali ini ada Larache Dress yang merupakan koleksi Eid Series 1437H. Dress ini terdiri dari dua warna yang berbeda, cokelat muda dan hijau. Yang enaknya dari dress ini adalah sudah termasuk outernya. Jangan khawatir, walau satu paket namun outernya dapat dilepas pasang. Untuk hijabnya saya pakai Majorelle Limited Scarf, best seller untuk limited scarf dari koleksi Eid Series ini. Alhamdulillah, senang rasanya kalau design kami disukai muslimah Indonesia. Rasanya terbayar sudah susah-susahnya kami dalam memadukan motif demi motif untuk scarf ini. Untuk design limited scarf ini kami memang mendesain sendiri motifnya. Bukan mencomot atau membeli motif dari website tertentu. Maka dari itu, kami berbangga hati sekali jika pembeli mengapresiasi limited scarf ini. Semoga koleksi scarfnya juga disukai masyarakat ya. Ditunggu bulan September mendatang ;)


My outfit:
Majorelle Limited Scarf by KIVITZ
Larache Dress (light brown) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Friday, 15 July 2016

The Enchanted Raya at Hijab Dept.

Assalamu'alaikum

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Hijabdept juga tak mau ketinggalan mengadakan trunk show khusus peluncuran koleksi Idul Fitri 1437H dari beberapa brand yang berada di dalam Hijabdept. Pada peluncuran koleksinya kali ini, Hijabdept banyak mengangkat busana-busana yang casual tapi tetap bisa dikenakan di Hari Raya. Karena busana Hari Raya tak melulu hanya abaya dan kaftan saja.

Acara ini sekaligus menjadi tempat untuk membantu para muslimah creativepreneur di dalam Hijabdept untuk siap bersaing sehat menghadapi dunia industri retail yang sesungguhnya. KIVITZ sendiri tidak mengikuti trunk show di Hijabdept dikarenakan kami sudah melakukan presentasi koleksi kami di ajang Muslim Fashion Festival (Muffest) akhir Mei yang lalu. Karena event ini lebih kepada peluncuran koleksi Idul Fitri sehingga kami tidak perlu mengadakannya dua kali. Kedatangan saya ke acara ini sebagai bentuk support saya bagi teman-teman yang mengadakan trunk show. Kita di Hijabdept ini masuk dengan proses kurasi dan interview yang mendalam, sehingga ciri khas sangat terasa dari semua brand yang ada di dalam HIjabdept. Kami yakin, dengan adanya brand DNA yang jelas, kekhawatiran untuk bersaing secara tidak sehat jauh dari pikiran kami.

Berbicara tentang outfit, kali ini saya memilih Marrakech Dress berwarna hijau dipadukan dengam Majorelle Limited Scarf dari KIVITZ. Pilihan yang tepat untuk memadukan hijab bermotif dengan dress yang polos. Sekali-kali menggunakan warna hijau tak masalah, hal ini membuat saya terlihat fresh dan tampak berbeda. Coba deh keluar dari zona nyaman kamu dalam berpakaian sesekali. Rasakan sensasi menjadi orang lain yang berbeda selera dengan kamu. Hehehe... Intinya ingin terlihat segar saja sih. Yuk, langsung dipraktekan pilih warna yang tidak biasa ;)




My outfit:
Majorelle Limited Scarf by KIVITZ
Marrakech Dress (green) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum