Tuesday, 19 May 2015

New Look in KIVITZ Bintaro

Assalamu'alaikum

Seperti biasa, kalau ada janji dengan wartawan saya biasa mengajak untuk bertemu di butik ini. Butik dimana hasil karya saya dapat dilihat dan dibeli secara langsung. Yup, butik ini bernama KIVITZ Bintaro. Kalau datang ke KIVITZ Bintaro saya teringat perjalanan panjang saya untuk mewujudkan butik ini. Butik pertama saya yang khusus menjual koleksi KIVITZ dan Fitri Aulia saja. Karena sebelum ini store KIVITZ hanya berada di toko-toko concept store yang juga banyak menyediakan pilihan brand dari designer yang lain.

Hari itu saya membuat janji interview dengan wartawan dari tabloid Wirausaha pada pukul 13.00 siang. Topik interview-nya adalah mengenai awal saya mendirikan KIVITZ dan bagaimana brand ini bisa berjuang dan bertahan di tengah maraknya brand-brand yang bermunculan saat ini. Proses interview tidak berlangsung terlalu lama, hanya sekitar 20 menit saja. Pada saat saya menulis ini, tabloid tersebut telah terbit dan salah satu teman saya ada yang mengirimkan gambar cover-nya.

Wow ternyata foto saya ada di cover-nya, hehe..

Karena jarak Bintaro - Depok yang lumayan jauh, jadi terkadang saya jarang datang ke butik. Makanya setiap kali kunjungan ke sini saya juga mencoba untuk menata display baju-bajunya, mengganti mix and match di manequin, dan berbicara dan berkoordinasi dengan para store sales. Kadang pada kesempatan ini kalau beruntung, saya juga bertemu langsung dengan customer yang sedang berbelanja di KIVITZ Bintaro. Kebetulan pada hari itu juga, suami saya baru saja mengganti tema poster campaign untuk koleksi musim ini, yaitu Lady Vanguard. Sebelum menikah, suami saya adalah seorang graphic designer, jadi dia cukup familiar dengan segala visual dan poster-poster. Untuk posternya sendiri, terdapat pada butik bagian luar (exterior) berupa billboard, dan di dalam butik yaitu berupa poster-poster. Gambar poster campaign tersebut bersifat seasonal yang diganti setiap enam bulan sekali dengan foto-foto koleksi musim terbaru. Kali ini koleksi yang terbaru adalah Lady Vanguard untuk spring/summer 2015.






Untuk outfit saya pada hari itu, saya memakai Haifa Dress Long Sleeve berwarna dusty pink dari koleksi Lady vanguard. Dress berlengan panjang ini merupakan modifikasi dari Haifa Dress Sleeveless atau tanpa lengan. Sebenarnya design Haifa Dress ini memang dibuat tanpa lengan. Namun beberapa customer KIVITZ meminta saya untuk membuatkan Haifa Dress dengan lengan panjang, supaya simple dan tidak perlu dipadukan dengan outer. Dress ini sangat anggun dan cocok digunakan untuk acara semi formal maupun formal, misalnya untuk menghadiri acara besar atau mendatangi pesta pernikahan. Haifa Dress Long Sleeve ini dibuat dengan sistem PO atau Pre Order dengan tiga warna, yaitu dusty pink, cream, dan abu-abu.


Susunan koleksi Lady Vanguard yang ditata dengan cara color grouping

Koleksi jacket dan blazer KIVITZ yang saat ini sedang ada promo sale


Poster terbaru dari photoshoot Lady Vanguard menghiasi butik



Amazing pleats detail of Haifa Dress Long Sleeve

My outfit:
Kian Pashmina by KIVITZ
Haifa Dress - Long Sleeve by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Friday, 15 May 2015

Simply Monochrome

Assalamu'alaikum

Warna hitam dan putih merupakan warna yang selalu menjadi trend sepanjang masa. Memasuki tahun 2015, salah satu trend fashion yang sedang berkembang adalah warna hitam dan putih. Warna monochrome ini pun juga kini menjadi trend di Indonesia. Warna ini identik dengan nuansa klasik namun tetap terlihat chic. Terbukti disukai oleh semua kalangan usia. Jika kamu salah satu penyukanya, tips dari saya berikut ini mungkin bisa bermanfaat.

Pulang dari mengisi talkshow di Semarang, sore harinya saya kembali pulang ke Jakarta. Saya memakai baju dengan pilihan warna yang baru bagi saya. Rasanya ingin juga mengikuti trend yang sedang berkembang sekarang, yaitu menggunakan outfit hitam dan putih. Hehe... Untuk tampil chic, kamu bisa menggunakan inner top putih yang dipadankan dengan outer. Bisa menggunakan warna abu-abu atau merah agar tampilan hitam putih tidak membosankan. T shirt basic dari Giordano saya padukan dengan Outfit dari KIVITZ yaitu Mahira Outer berwarna abu-abu dan ditambahkan dengan Astila Skirt berwarna hitam. Dan untuk hijab, saya juga memilih warna hitam yang sesuai dengan padanan monochrome ini.





My outfit:
Cala Scarf (Big Size) by KIVITZ
Basic Top (White) by Giordano
Mahira Outer (Gray) by KIVITZ
Astila Skirt (Black) by KIVITZ
White Shoes by H&M

Wassalamu'alaikum

Sunday, 10 May 2015

Muslimah Talkshow by POLINES Semarang

Assalamu'alaikum

Tak pernah terbayangkan sebelumnya oleh saya bahwa saya akan berada di depan para muslimah shalihah seperti ini. Berbagi terhadap pengalaman dan pengetahuan yang saya tahu. Saat kuliah dulu, saya paling gugup untuk berbicara di depan kelas. Kata-kata yang keluar dari mulutku kadang tak teratur dan tak jelas didengar. karena saya tidak terbiasa untuk berbicara di depan orang banyak. Namun, saya harus mampu merubah diri. Ketika saya mulai dikenal orang, undangan mengisi acaranya pun semakin banyak. Situasi itu yang 'memaksa' saya untuk bisa lebih baik lagi. Juga didorong oleh motivasi untuk menyebarkan kebenaran sebanyak-banyaknya. Saya ingin mereka tahu, kalau Islam adalah rahmatan lil alamin.

Berbicara mengenai undangan, bulan Maret lalu Alhamdulillah saya diundang oleh teman-teman dari Politeknik Negeri Semarang untuk mengisi talkshow yang bertema 'I wanna be a real muslimah'. Talkshow kali ini saya banyak berbicara mengenai bagaimana bangganya kita terlahir sebagai muslimah, apa saja hak dan kewajiban kita sebagai muslimah, sampai ke masalah memilih karier yang tepat untuk para muslimah. 




Islam adalah agama dakwah. Itu artinya Islam adalah agama yang senantiasa mengajak/menyerukan kepada manusia untuk menuju jalan kebenaran, jalan Allah dan Rasul-Nya. Yang saya tahu, dakwah adalah sarana bagi manusia untuk melakukan kebajikan, mengikuti petunjuk, memerintahkan kebaikan, mencegah kemungkaran, agar mereka memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat kelak. Ketika kemaksiatan dilakukan tanpa malu, bahkan sudah di jalan-jalan dan di sekitar kita, apa jadinya tanpa dakwah dan orang-orang yang berani menyampaikan kebenaran? apa jadinya tanpa ada orang yang berani mengingatkan?

Beberapa orang ada enggan untuk berdakwah dengan alasan dirinya belum cukup baik. Anggapan demikian keliru dan hanya akan menghalangi kita untuk berdakwah. Jika harus menunggu diri menjelma sebagai manusia yang serba sempurna, niscaya dakwah tidak mungkin dilaksanakan, orang yang mengamalkan ajaran Islam tidak bertambah bahkan semakin berkurang, manakala maksiat berleluasa tanpa halangan.



Kita tidak harus mengakui hakikat seorang insan tidak ada yang sempurna melainkan mempunyai kelemahan dan kekurangan. Oleh karena itu, jika ada peluang untuk mengajak kepada kebaikan dan menghalangi kemungkaran, ia perlu segera dipenuhi meskipun diri belum cukup baik serta sempurna.

Imam Hasan al-Basri berkata: "Sesungguhnya aku sedang menasihati kamu, bukanlah berarti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu. Bukan juga yang paling soleh dalam kalangan kamu, sebab aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, niscaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan kuranglah orang yang memberi peringatan."

Dari Anas, katanya, kami bertanya: "Ya Rasulullah, kami tidak akan menyuruh orang untuk berbuat baik sebelum kami sendiri mengamalkan semua kebaikan dan kami tidak akan mencegah kemnugkaran sebelum kami meninggalkan semua kemungkaran." Maka Rasulullah saw bersabda: "Tidak, bahkan serulah kepada kebaikan meskipun kalian belum mengamalkan semuanya dan cegahlah dari kemungkaran, meskipun kalian belum meninggalkan semuanya." (HR. Tabrani)




Diri yang tidak sempurna bukanlah alasan untuk lepas tangan dari kewajiban berdakwah. Keengganan berdakwah sementara dia mampu untuk melakukannya, hanya akan mengundang kemungkaran Allah swt. Rasullah saw bersabda: "Tidaklah seseorang berada dalam suatu kaum, dia berbuat maksiat di tengah mereka dan mereka mampu untuk mencegahnya, namun mereka tidak mencegahnya, kecuali Allah menimpahkan kepada mereka siksaan sebelum mereka mati (mereka akan menerima banyak musibah di dunia)." (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)

Saudariku, mari kita berdakwah sesuai kapasitas kita, bisa melalui tulisan di akun sosial media kamu, atau yang sudah ahli berbicara di depan umum, bisa saling berbagi melalui majelis-majelis ilmu. Tugas kita hanya menyampaikan kebenaran, masalah mereka mau menerima atau tidak, biarkan 'tangan-tangan' Allah yang bekerja. Wallahu a'lam bishawab... 

Semoga pemaparan saya ketika talkshow kemarin bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya. Terima kasih sekali lagi kepada panitia yang sudah mengundang dan jamuannya yang sangat luar biasa. Sampai bertemu di lain kesempatan. 

My outfit:
Cala Scarf (Big Size) by KIVITZ
Haifa Dress (Gray) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Friday, 8 May 2015

Casual Flight Trip to Semarang

Assalamu'alaikum

Alhamdulillah, sekitar bulan November 2014 yang lalu saya pernah datang ke Semarang, diundang oleh teman-teman muslimah dari UNDIP untuk mengisi acara kemuslimahan. Kali ini di tahun 2015 saya kembali diundang ke Semarang, namun kali ini yang mengundang adalah Polteknik Semarang, yaitu akhir bulan Maret yang lalu.

Seperti biasa, flight outfit is always casual. Bahkan pada perjalanan kali ini saya sengaja no wedges and no heels. Mulai sejak awal tahun ini, Baju KIVITZ koleksi Lady Vanguard selalu menjadi andalan saya setiap kali bepergian. Kali ini saya memakai Salwa Dress berwarna kombinasi hitam dan fucshia. Ide rancangan dress ini sebenarnya adalah color blocking, atau terdapat dua warna dalam satu baju. Koleksi Lady Vanguard identik dengan pleats atau lipatan-lipatan, dan untuk Salwa Dress ini saya menempatkan detail pleats di bagian kanan dress. Karena ini sleeveless dress, maka saya harus menambahkan outerwear. Kali ini saya mengenakan cardigan simple dari Zara. Saya pilih cardigan berwarna hitam agar tampilan lebih elegant dan tak menambah banyak warna dalam mix and match ini.

Terakhir, untuk sepatunya saya pilih sneaker berwarna putih. Jadi bagi sebagian orang yang merasa baju KIVITZ terkesan semi formal dan hanya cocok jika memakai heels atau wedges, itu sama sekali tidak tepat. Memakai long dress atau long skirt sehari-hari juga bisa sangat casual kok. Hanya tinggal ditambahkan flat shoes saja maka tampilan kamu akan lebih terlihat casual. Selamat mencoba :)









Stay comfort and feel free to move!


Always with my husband

Welcome to Semarang!

My outfit:
Kian Pasmina by KIVITZ
Cardigan by Zara
Salwa Dress (Black-Fucshia) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Tuesday, 5 May 2015

Coming Soon Khimar from KIVITZ

Assalamu'alaikum

Saudariku, bagaimana kabar keimananmu hari ini? Semoga kita semua dalam keimanan yang baik dan penuh semangat untuk terus memperbaiki diri. Belakangan ini saya mendapat pertanyaan yang disampaikan via instagram, facebook, atau email mengenai kapan KIVITZ akan mengeluarkan koleksi hijab instant. Alhamdulillah, setelah lulus kuliah ini akhirnya saya punya waktu untuk banyak bereksperimen mencari pola yang tepat dan nyaman untuk khimar ini. Walaupun banyak di luar sana brand yang mengeluarkan khimar seperti ini, tetapi saya mencoba menyajikan sesuatu yang berbeda untuk khimar ini, dimana design-nya harus disesuaikan dengan kepribadian saya dan karakter KIVITZ. Untuk foto detailnya nanti menyusulnya yaa... Mohon ditunggu kabar selanjutnya karena jujur saja tim produksi saya belum bisa memperbanyak khimar ini karena sedang fokus untuk koleksi Eid Series 1436 H besok. Stay tune on facebook or instagram, girls :)



My outfit:
Khimar by KIVITZ
Mahya Dress (Grey) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Friday, 1 May 2015

Al Qur'an is My Lifestyle

Assalamu'alaikum



Setiap muslim tentunya ingin memiliki hidup yang tentram, aman, dan damai dalam lindungan-Nya. Dan juga berharap dijauhkan dari gangguan syaitan yang terkutuk. Apalagi syaitan sebagai musuh yang nyata tak henti-hentinya melakukan berbagai cara untuk menggelincirkan setiap Muslim dari keimanan. Sehingga hidup dalam kegelisahan, kebimbangan, keraguan bahkan kemunkaran dan kekafiran.

Oleh karena itu, sangat wajar jika setiap Muslim mendamba kehidupan bahagia dan aman dari gangguan syaitan. Dan bagaimanakah agar kehidupan kita selamat dari gangguan syaitan? Allah dan Rasul-Nya telah memberikan 'senjata' dan cara agar benar-benar selamat dari gangguan syaitan.

Membaca Al Quran merupakan salah satu ibadah yang utama karena memberikan banyak manfaat kepada para pembacanya baik membacanya dengan lancar atau tidak. Nah, mau tau apa saja menfaat dari membaca Al Quran?

1. Mendapatkan pahala
Rasulullah saw bersabda: "Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al Quran)', maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya." (HR. At-Tirmidzi). Rasulullah saw juga bersabda: "Barang siapa yang membaca satu huruf kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan Miim datu huruf." (HR. Tirmidzi)

2. Memberikan kehormatan bagi kedua orang tua
"Siapa saja membaca Al Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya dan sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan pada kedua orang tuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya, 'bagaimana dipakaikan kepada kami semuanya itu?' Dijawab, 'karena anakmu telah membawa Al Quran". (HR. Al Hakim)

3. Mendapatkan syafaat di hari kiamat
"Bacalah Al Quran karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa'at kepada para ahlinya." (HR. Muslim)

4. Mendapatkan ketenangan
"Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah swt, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah dihadapan para makhluk dan disisi-Nya." (HR. Abu Dawud).
"... Dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram." (QS. 13: 28)

5. Membuat tubuh lebih sehat
"Hendaknya kamu menggunakan kedua obat-obat; madu dan Al Quran." (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas'ud)

Nah, setelah tahu tentang manfaat membaca Al Quran dari beberapa ayat dan hadits di atas, sekarang silahkan dibuktikan dengan melakukan ibadah ini. Alhamdulillah sejak ada komunitas One Day One Juz, saya semakin bersemangat membaca Al Qur'an setiap harinya. Ada teman yang menyemangati kalau kita belum membaca Al Quran, atau menjadi semangat kalau ada teman melapor kalau dia sudah membaca lebih dari satu juz per hari. Masya Allah... Dan banyak sekali yang saya dapat dengan membacanya setiap hari. Kalau kita merasa bisa mencari ketenangan dari hal-hal duniawi, seperti punya rumah besar dan nyaman, ketenaran, atau harta yang berlimpah, pandangan ini keliru. Karena setelah saya merutinkan membaca Al Quran, saya merasa hidup saya jauh lebih tenang dan merasa cukuplah Allah bagi saya di dunia ini. Tak ada rasa sedih bila rezki kurang. Tak ada rasa kecewa jika karya kita dibajak orang lain. Dan tak ada rasa sedih jika tak dipedulikan orang. Karena semua yang kita lakukan di dunia ini sesungguhnya diniatkan hanya untuk mencari ridha-Nya. Wallahu 'alam bishawab...


Wassalamu'alaikum