Friday, 13 November 2015

Fitri Aulia: Road to JFW 2016

Assalamu'alaikum

Tahun ini akhirnya saya memutuskan untuk kembali mengikuti Jakarta Fashion Week setelah sebelumnya vakum karena final project saya di Lasalle College yang memakan banyak waktu dan tenaga saya untuk menyelesaikannya. Alhamdulillah akhirnya tahun ini saya bisa berkolaborasi dengan Lasalle College Jakarta untuk show di Jakarta Fashion Week 2016.

Masih sama dengan sebelumnya, pada JFW kali ini saya juga menampilkan brand Fitri Aulia. Persiapan untuk koleksinya sudah saya siapkan dari jauh-jauh hari. Konsepnya adalah mengenai alam ciptaan Allah Swt yang Maha Indah. Bagaimana kita sebagai manusia menggambarkan rasa syukur kita atas keindahan dan kebesaran ciptaan-Nya, yang dituangkan dalam design busana muslimah. Dapat dilihat pada koleksinya, warna-warna yang digunakan dalam rancangan ini juga terinspirasi dari warna-warna alam seperti hijau, biru, maroon, hitam, dan gold.

Nighttide Alteration adalah nama dari koleksi ini. Yang bermakna pergantian dari malam sampai ke waktu Fajr, memberikan filosofi seperti secercah harapan baru. Konsep ini memberi kesan warm and calm yang sangat sangat terasa dalam koleksi ini.

Oh ya, saya juga menggunakan tenun Aceh sebagai pelengkap dari koleksi Nighttide Alteration ini. Yang mana motif pucuk rebung adalah motif dari daerah Aceh, yang merupakan salah satu signature Fitri Aulia, yang juga sesuai dengan tema koleksi ini yaitu alam.

Koleksi ini terdiri dari 8 baju yang terdiri dari evening dress. Layaknya evening dress, koleksi ini bermain pada detail payet dan juga bordir, serta 3D embellishment yang memberi kesan mewah namun tetap modest.









Wassalamu'alaikum

Monday, 9 November 2015

KIVITZ Company Visit to YKK

Assalamu'alaikum

Beberapa bulan yang lalu, tim KIVITZ diundang oleh salah satu perusahaan zipper (resleting) terbesar di dunia, PT. YKK Zipper Indonesia, untuk mengikuti program yang diselenggarakan oleh tim YKK Fastening Experience. Dilihat dari namanya, kegiatan ini bertujuan untuk merasakan pengalaman mengenal produk YKK. Tim kreatif kami merasa program ini sangat berguna diikuti oleh karyawan KIVITZ, karena KIVITZ bergerak di bidang usaha fashion, yang pastinya berhubungan sekali dengan zipper.

Sedikit penjelasan mengenai perusahaan zipper ini. PT. YKK Zipper Indonesia adalah grup perusahaan Jepang yang memproduksi produk metal non besi, terutama dikenal sebagai produsen resleting terbesar di dunia. YKK merupakan singkatan nama dari pendirinya, Yoshida Kogyo Kabushiki. YKK mulai berdiri di Indonesia sekitar tahun 1972.

Pagi itu, jam 09.00, karyawan KIVITZ yang mengikuti program ini berjumlah 10 orang. Semuanya sudah berkumpul di PT. YKK Zipper Indonesia di daerah Cimanggis, Depok. Alhamdulillah tak jauh dari kantor KIVITZ. Sebenarnya saya tak asing dengan pabrik ini. Dari kecil saya sering melihat dari jauh dan penasaran apa isi dari pabrik ini, karena waktu kecil saya sering main ke kantor mama saya di PT. Panasonic, yang mana bersebelahan dengan pabrik YKK. Duh, jadi nostalgia ketika masa kecil dulu.. Lanjut cerita, program YKK Fastening Experience ini dibagi ke dalam 2 fase. Fase pertama adalah feel and touch dan fase kedua adalah berkeliling pabrik.

Di fase feel and touch kita diajak ke suatu ruangan yang isinya penuh dengan berbagai jenis zipper yang diproduksi oleh YKK. Dari mulai yang terkecil yang biasa digunakan untuk pakaian sampai yang terbesar yang digunakan untuk pakaian seorang astronot! Wow... MasyaAllah... Kata petugasnya, jika resleting pada baju astronot ada celah sedikit saja, maka akan membahayakan nyawa sang astronot, dikarenakan bocornya udara. Begitu penting ya, alat yang kita sangka biasa-biasa saja ini. Di ruangan ini kita juga bisa menyentuh langsung berbagai jenis zipper yang tersedia. Sangat bermanfaat sekali jalan-jalan kita pagi itu.

Perjalanan selanjutnya adalah berkeliling pabrik. Mulai dari pembentukan tiap bagian dari sebuah resleting, yang mana terbuat dari bahan Alluminium Alloy. Yang kemudian melibatkan teknologi super canggih saat ini untuk bisa menghasilkan struktur zipper, seperti slider, top stop, dan bagian lainnya. Kami diajak berkeliling pabrik untuk menyaksikan langsung proses pembuatannya.





Ada hal yang lucu dan seru bagi kami, yaitu ketika mencoba permainan yang menggunakan baju pengerat yang bisa saling menempel pada bidang besar yang disediakan. Kami tak menyangka, material pengerat yang biasa digunakan pada sepatu anak, tas atau jacket ini, bahkan bisa menempelkan benda seberat manusia. Langsung saja, suami saya dan dua karyawan lainnya mencoba tes dengan berlari dan melompat ke bidang dinding tersebut. Dan haappp! menempel sempurna, hehehe... Untuk melepaskannya juga cukup mudah tinggal menarik dari ujung-ujung tangan dan kaki.



Melihat hasil karya pemenang kompetisi baju Muslimah yang diadakan YKK. Baju tersebut harus berkreasi dengan zipper


Contoh-contoh katalog zipper



Bagian akhir dari YKK Fastening Experience ini adalah games yang berhubungan dengan jahit menjahit. Seru deh! Seluruh karyawan diminta untuk menjahit dengan tangan di metal zipper sekitar 10 cm kemudian apa yang terjadi setelah zipper itu ditarik? Tadaaa, jadi sebuah dompet penyimpanan. Bisa dibawa pulang dan juga bisa digunakan untuk menyimpan bon belanja atau uang receh :D

Proses menjahit untuk membuat dompet zipper. Saya satu tim bersama suami


Dompet zipper hasil karya karyawan-karyawan KIVITZ

Tak terasa sudah sekitar dua jam kita mendapatkan pengetahuan yang baru mengenai zipper ini. Terima kasih kepada YKK atas undangannya dan terima kasih juga atas ilmu baru dan pengalamannya. Alhamdulillah kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kami. Semoga ke depannya YKK dan KIVITZ bisa berkolaborasi ya :)

Terima kasih untuk kenang-kenangannya

My outfit:
Autumn Limited Scarf by KIVITZ
Basic A-line (Grey) by KIVITZ
Tucker Outer by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Sunday, 8 November 2015

Bridesmaid Dress for Puput's Wedding

Assalamu'alaikum

Masih berkaitan dengan cerita pada post sebelumnya, inilah outfit yang saya kenakan ketika resepsi pernikahan Puput. Ini merupakan baju dengan kain seragam berwarna kuning kunyit untuk teman-teman terdekat Puput.

Siang itu saya dan suami berangkat dari rumah di Depok pukul 11.00. Sepertinya kami akan terlambat karena lokasi pernikahannya di Kelapa Gading dan mulai jam 11.00. Hehe... Tapi Alhamdulillah jalanan tidak begitu macet mungkin karena hari Minggu siang. Jadi saya masih bisa bertemu teman-teman yang lain untuk silaturahim dan pastinya foto bersama pengantin. Tapi pulangnya... Masya Allah. Macetnya jalan tol sampai menghabiskan waktu 2 jam, entah ada apa. Yang pasti saya dan suami jadi bisa foto-foto di dalam mobil saking macetnya panjang sekali.

Untuk design seragamnya seperti biasa saya mendesign sendiri. Dengan kain 3 meter bahan crepe ternyata masih kurang untuk membuat baju dengan lengan panjang. Akhirnya saat saya ke tempat penjual bahan langganan, saya menemukan bahan yang sama persis dengan seragam Puput. Pas banget! Jadilah saya menambah bahan crepe ini sekitar 2 meter. Kemudian saya juga membeli kain brukat sebanyak 1 meter saja untuk aplikasinya. Sebagai tambahan detail saya menambahkan detail beading atau payet di area-area yang masih bisa diperlihatkan, seperti ujung-ujung lengan dan juga bagian perut. Sebagai pengguna pakaian syar'i kita harus bisa memilih atau mendesign, detail apa yang cocok untuk kita. Misalnya saja, tidak mungkin kita menggunakan dress dengan banyak detail di bagian leher 'kan? Karena percuma saja, akan tertutup juga oleh hijab kita. Itu sedikit tips design dari saya untuk kalian yang ingin mendesign busana syar'i agar tidak mubazir :)

Oh ya, pembuatan dress ini memakan waktu hampir sebulan. Karena hanya membuat 1 baju saja, penjahit akan lebih lama menjahitnya dibanding membuat produksi masal. Makanya harga jahit satu baju dibanding banyak baju akan lebih mahal harganya.

Untuk padu padan dengan hijabnya, dress dengan warna kuning kunyit ini saya padukan dengan hijab berwarna cokelat muda yang memang masih satu tone warnanya. Hijabnya dibuat sederhana saja, karena dressnya sudah penuh dengan detail. Pastikan tampilan kita tetap anggun sebagaimana muslimah seharusnya :) Saya juga menambahkan aksesoris seperti clutch yang kebetulan warnanya sama persis dengan dressnya. Sangat mudah bukan untuk bisa berpakaian syar'i ke pesta? Kata kunci dari saya adalah: hijab tetap sederhana namun perbanyak detail di bagian dress.

Semoga post kali ini bermanfaat dan menginspirasi muslimah lainnya. Aamiin :)






Bersama kak Fika dan Suci

Bersama suami

My outfit:
Cala Scarf by KIVITZ
Dress by FITRI AULIA (made by order)

Wassalamu'alaikum

Tuesday, 3 November 2015

Fitri Aulia Wedding Gown for Puput Utami

Assalamu'alaikum

Setelah sebelumnya saya menampilkan 4 koleksi bridal saya di Lasalle Graduation lalu, kali ini saya di bawah brand Fitri Aulia membuatkan gaun bridal kembali. Gaun akad khusus untuk sahabat saya dan blogger muslimah terkenal, Puput Utami. 

Cerita awalnya adalah ketika saya mendapat kabar gembira bahwa Puput akan menikah, saya langsung menghubungi Puput dan menawarkan untuk membuatkan gaun pengantinnya. Mengapa saya ingin sekali membuatkan gaun pengantin untuk Puput? Ada beberapa alasan, yang pertama karena rencana awal tanggal pernikahan Puput jatuh tanggal 12 September 2015. Tanggal yang sama ketika saya dan suami saya menikah. Namun karena satu dan lain hal tanggal pernikahan Puput diundur satu hari. Tak apalah walau tidak sama persis tanggal pernikahannya, saya merasa ingin membuatkan gaun untuk hari spesialnya. Yang kedua, adalah saya sudah cukup lama mengenal Puput (sejak pertama mendirikan Hijabers Community tahun 2010) yang pribadinya ramah, cerdas, dan inspiratif. Jadi saya tertarik untuk membuatkan gaun pengantin yang sesuai karakter dan kepribadian dari Puput ini.

Semua prosesnya dimulai ketika awal Juni 2015 yang lalu. Setelah sebelumnya Puput telah banyak memberikan gambar referensi gaun pengantin yang dia suka. Dari referensi yang diberikan, selanjutnya saya membuat 6 design yang bisa dipilih. Akhirnya kami bertemu untuk ukur badan dan juga fiksasi design yang akan dibuat berikut dengan veil-nya. Puput suka sekali dengan gaya gaun pengantin yang simple, elegan, dan tidak norak dengan warna dasar broken white dipadukan dengan gold. Nah di sini menjadi tantangan saya bagaimana membuat gaun yang simple tapi tetap mewah.









Di awal bulan Juli 2015 akhirnya dress tanpa detail sudah selesai dibuat, dilanjutkan proses fitting pertama. Hmm, belum ditambah detail saja dress ini sudah terasa beratnya. Hehe... Proses selanjutnya adalah merevisi ukuran karena makin mendekati hari H, Puput mengalami penurunan berat badan. Mungkin dia jadi banyak pikiran menjelang hari pernikahannya.. :D

Dua minggu sebelum hari H, baju sudah selesai sekitar 90%. Tim saya mendatangi rumah Puput untuk fitting kedua. Dan lagi-lagi masih sedikit kebesaran di badan Puput. Hahaha... Dia benar-benar 'stress' sepertinya. Oke baiklah, Masih ada sisa waktu seminggu sebelum akhirnya bajunya harus diberikan kepada calon pengantin.

Pagi itu, seminggu sebelum hari pernikahan Puput, dengan diantar suami, saya mengantar dan mem-fitting langsung bajunya. Alhamdulillah kali ini PAS! Selesai juga tugas saya untuk membuat dress untuk hari spesial dan bahagia Puput. Dress yang saya design sesuai permintaan calon pengantin kalau ia ingin yang simpel, elegant, dan tidak norak. Gaun ini dirancang dengan detail seperti payet dan juga swaroski untuk menambah kesan mewah. Sekilas dari jauh memang terlihat biasa, namun jika diperhatikan baik-baik dress ini penuh akan detail disetiap bagiannya. And I make this only for my lovely customer friend, Puput :)

Happy wedding, Puput dan Mas Indra! Semoga senang dan puas dengan hasilnya. Namun sayang, Fitri Aulia Bridal belum available untuk pakaian calon pengantin laki-laki. Semoga kedepannya bisa juga merambah ke pengantin laki-laki. Do'akan juga semoga Fitri Aulia Bridal yang sedang saya rintis ini makin sukses dan makin berkah. Senang rasanya bisa membuatkan gaun untuk seseorang yang sedang merasakan salah satu moment bahagianya pada hari itu :)








Wassalamu'alaikum

Monday, 26 October 2015

My Effortless Office Wear

Assalamu'alaikum

Inspirasi gaya berbusana ke kantor masa kini, hadir lewat deretan busana yang dikemas lebih santai tanpa kehilangan kesan formal. Pilihannya pun tak terbatas, selama sesuai dengan karakter dan jenis pekerjaan kamu.

Untuk gaya berbusana ke kantor, saya biasa menggunakan outfit yang benar-benar terkesan santai. Hehe... Selain karena fashion adalah industri yang kreatif, lingkungan kerja KIVITZ juga dibangun dengan konsep yang kekeluargaan. Jadi gaya berbusananya juga santai, namun harus tetap sesuai syari'at. Lokasi kantornya pun tak begitu jauh dari rumah saya. Sekitar 5 km saja untuk menuju ke kantor yang berada di daerah Depok ini.

Bekerja di dunia kreatif, saya membutuhkan suasana yang tiap hari berbeda, tidak monoton, dan selalu fleksibel. Hari itu, saya memadukan atasan dan bawahan yang ditambahkan outer dengan lengan 3/4 membuat kesan baru dalam berbusana ke kantor. Biasanya memang saya ke kantor sering mengenakan abaya, long dress atau sleeveless dress yang dipadukan dengan blazer (kalau ada janji dengan tamu :D). Tapi kali ini saya ingin kelihatan fresh dengan menggunakan outerwear yang saat ini juga sedang trend di kalangan muslimah.

Beberapa Outerwear sedang banyak diproduksi KIVITZ pada koleksi kali ini, Gracious Portrayal. Yang saya pakai ini adalah Helan Outer berwarna navy. Untuk hijabnya saya menggunakan hijab segiempat hadiah dari sepupu saya dari Aceh. Motif hijabnya memang khas Aceh banget. Sekali-kali kita tetap harus melestarikan kebudayaan daerah yaa :)





My outfit:
Square Hijab
Helen Outer by KIVITZ
Top by KIVITZ
Navia Skirt by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Friday, 23 October 2015

KIVITZ 5th Anniversary

Assalamu'alaikum


Alhamdulillah, tahun 2015 ini KIVITZ memasuki usia yang ke-5. Bisnis yang saya rintis mulai dari nol bersama suami saya ini, banyak sekali memberi saya pelajaran dalam banyak hal. Bisnis yang tidak hanya sekedar mencari profit semata, namun bagaimana bisnis ini bisa bermanfaat bagi orang lain, bagaimana KIVITZ bisa membuka lapangan pekerjaan buat orang lain, dan bagaimana KIVITZ bisa menginspirasi muslimah lain untuk berhijab sesuai syari'at.

LIMA. Saya melihatnya bukan hanya sekedar angka, namun merupakan bilangan tahun yang berisi pengalaman, pembelajaran, ujian dan hikmah. Masih muda, jika dibandingkan dengan perjalanan yang sudah menempuh usia puluhan tahun. Namun dari usia dini inilah, awal pencapaian sebuah kesuksesan itu dibentuk. 

Alhamdulillah, saat ini KIVITZ sudah memasuki tahun ke 5 dalam bisnis fashion muslimah di Indonesia. Saya sangat berharap bahwa KIVITZ mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dan itulah tujuan terbesar dari kami. Kesempatan menjadi terkenal, penjualan tinggi, dan bisa show dimana-mana itu hanyalah bonus yang Allah berikan untuk kami. Harapan utama kami adalah semoga Allah SWT meridhai setiap aktivitas kami menjadi bernilai pahala. Semoga kami dapat menjadi bagian dari umat yang senantiasa saling mengingatkan dan menunjukan kepada kebaikan. Selalu bersandar pada syari'at Islam sesuai dengan kapasitas kami sebagai pebisnis untuk brand fashion muslimah.


Kalau dilihat, tanggal 10 Oktober kemarin jatuh di hari Sabtu, namun kami tetap merayakannya secara sederhana. Senin siang itu, saya dan suami dikejutkan dengan sudah dirangkainya ruangan kantor dengan sangat cantik oleh para karyawan saya. Pantas saja sebelumnya kami berdua tidak boleh masuk ke ruangan itu, karena ternyata mereka sudah menyiapkan surprise kecil untuk acara anniversary KIVITZ yang ke-5. Hehehe... Setelah saya dan suami tiba di kantor sore hari (karena saya dan suami punya keperluan yang berbeda hari itu) akhirnya kita disuruh masuk ke ruangan  kerja yang sudah dihias-hias dengan tulisan Happy Anniversary KIVITZ lengkap dengan cake dan juga cake yang terbuat dari semangka, melon, dan jeruk. Hahaha... Kreatif sekali mereka. Terharu dan tidak menyangka mereka mau membuatkan acara ulang tahun KIVITZ yang sederhana untuk saya dan suami. Sepertinya perayaan sederhana seperti ini ditujukan untuk kami berdua, padahal ini adalah perayaan untuk kita semua, KIVITZ team :) Terima kasih untuk seluruh karyawan saya yang mau repot-repot membuat acara ini. Kita harus tetap berjuang bersama untuk keberlangsungan KIVITZ ke depannya. Bukan hanya untuk mensukseskan perusahaan semata, namun juga untuk mensejahterakan semua yang ada di dalam KIVITZ. Aamiin... InsyaAllah :)



Fitri Aulia,

10 Oktober 2015

Wassalamu'alaikum