Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

Wednesday, 16 August 2017

Review Make Over Intense Matte Lip Cream

Assalamu'alaikum

Hari Senin yang lalu, saya membuat janji dengan seorang teman yang sudah lama sekali tidak bertemu. Awalnya suami-suami kami mau ketemu di event GIIAS 2017 yang berlokasi di ICE BSD City. Namun berhubung sudah sore hari dan katanya sayang kalau datang sore karena waktu untuk melihat-lihat pameran mobil ini jadi terbatas, akhirnya kami memutuskan untuk membatalkan agenda kami ke GIIAS dan beralihlah kami ke AEON Mall. 

Awalnya tujuan ke AEON ini untuk menjemput Indi. Oia, jadi kami yang dimaksud di atas adalah saya, suami saya, Indi, dan juga Bang John. Setelah kami kumpul semua berempat, kami pun shalat maghrib dulu di mall ini. Setelah itu kami akan pindah ke mall berikutnya, yaitu Summarecon Mall Serpong (SMS). Katanya sih AEON Mall ini isinya agak sedikit membosankan, dan jam 9 malam para pengunjung sudah 'diusir-usirin'. Karena tau ga sih? Setiap kami berempat kumpul, sudah dipastikan tidak akan sampai mall tutup. Pasti akan lebih. Jadi pilihan yang tepat untuk bisa chit chat lebih lama adalah memilih mall yang buka sampai larut malam.

Setelah kami makan malam, acara selanjutnya adalah cuci mata keliling mall. Herannya nih ya, saya itu sudah pasti akan jadi orang yang konsumtif, apalagi dalam hal belanja kosmetik, kalau sudah ketemu Nyonya Indira Putri ini. Hahaha... Entah ada apa dengan dia. Macam tim marketingnya semua produk kosmetik itu. Setiap nyobain satu produk, pasti dia bilang 'cakep fit, cakep...'. Langsung saja saya beli itu produknya. Hahaha... Ampun deh racunnya, Indi :D

Akhirnya, saya pulang membeli satu buah lip cream dari Make Over. Dan di postingan kali ini, saya akan menceritakan pengalaman pertama saya memakai dua produk tersebut.

INTENSE MATTE LIP CREAM
Salah satu lokal brand make up favorit saya adalah Make Over. Kayanya saya baru lihat produk ini. Dan betul saja. Intense Matte Lip Cream ini merupakan salah satu produk terbaru dari Make Over. Akhir-akhir ini saya memang lebih suka lipcream dibanding jenis lipstik lainnya. Walaupun kondisi bibirnya cenderung kering, tapi karena bibir saya ini agak tebal dann pinggirnya hitam, saya tetap memilih lip cream. Karena selain jenisnya yang matte, juga coverage-nya oke banget buat menutupi bagian pinggir bibir yang hitam.


Saya pilih No. 010, LUX, dengan warna nude yang agak kemerah muda. Kalau biasanya hampir seluruh lipstik saya warna nude yang cenderung ke arah cokelat, kali ini saya pilih nude yang ke arah pink. Biar tampilan saya lebih fresh dan tidak terlihat pucat. Aplikatornya juga lembut dan cukup tebal dan kuat. Jadi kita tidak perlu khawatir saat memoleskannya ke area bibir.


Saat mencoba tester-nya, Indi bilang ke saya untuk tunggu beberapa saat karena lip cream ini juga cenderung oksidasi. Setelah menunggu beberapa detik, hasilnya agak lebih gelap tapi masih oke sih. Berhasil banget bikin muka saya tidak pucat seperti warna nude biasanya.


Harga: Rp 100.000,-
Lokasi beli: Watson Summarecon Mall Serpong

Ini dia hasil saya pakai kedua produk baru tersebut. Natural banget kan hasilnya? Karena saya mau ke kantor, jadi pilih riasan yang ringan tapi tetap fresh. So far, kedua produk ini saya suka banget. Insya Allah lipcream ini halal. Walau belum ada logo halal dari MUI, tapi saya lihat satu per satu, ingredient lipcream ini sama dengan produk halal yang warna tosca itu. Ada yang sudah pakai dua produk ini juga kah? Share juga ya di komen di bawah ini :)


Make up sudah oke, baju baru (Alhamdulillah...), tinggal berangkat ke kantor deh.

My outfit:
#kivitzlimitedscarf
Rava Top by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Thursday, 5 January 2017

Maybelline Fashion Brow Cream Pencil Review

Assalamu'alaikum


Welcome back to my blog! Setelah akhir tahun lalu saya jarang sekali update blog ini, di tahun 2017 ini saya berusaha lagi untuk konsisten menulis. Dua bulan tidak menulis blog, rasanya seperti ada yang kurang tersalurkan. Karena buat saya, blog ini benar-benar menjadi media untuk sharing dengan para readers blog ini.

Mengawali tahun 2017 ini, saya akan sedikit sharing mengenai pensil alis yang saat ini jadi andalan. Sebenarnya untuk alis ini saya pakai beberapa produk ketika proses 'membuat alis'. Dari mulai pensil alis, pomade, sampai yang bentuknya powder. Karena menurut saya, setiap bentuknya mempunyai keunggulan masing-masing.

Suatu hari, ketika saya sedang di kantor dan make up kit tidak kebawa, akhirnya saya tanya ke salah seorang karyawan apakah dia membawa pensil alis. Karena sore hari sepulang kerja, saya dan suami berencana untuk dating ke mall. Dan karena sudah terkena wudhu, alis yang saya 'buat' di pagi hari sudah mulai memudar. Akhirnya saya dipinjamkan sebuah pensil alis yang sebenarnya warnanya bukan aku banget, cokelat, beda dengan yang biasa saya gunakan. Tapi demi punya alis paripurna sore itu, akhirnya saya pakai saja. Pas dipakai kok ternyata enak banget. Pensil alis Wardah yang biasa saya pakai sangat pigmented. Rasanya kalau dipakai sehari-hari terlalu kereng warnanya, jadi nampak tidak natural.

Setelah saya sampai di mall, akhirnya saya datang ke counter Maybelline yang ada di mall tersebut dan langsung membelinya tanpa fikir panjang. Tapi, saya memilih yang warna abu-abu. Maybelline Fashion Brow Cream Pencil ini memang tidak menyediakan warna hitam pekat. Hanya ada dua pilihan warna, grey or brown. Dari sisi harga juga cukup murah, IDR 33.000 saja.


Setelah saya memakai ini sekitar satu bulan, saya merasa puas sekali. Sebelumnya saya juga pernah dengar review yang baik mengenai produk ini dari seorang beauty vlogger. Namun saat itu saya masih mempunyai pensil alis yang masih cukup panjang, jadi belum kepikiran untuk langsung membelinya. Mungkin kalau saya tidak pinjam ke karyawan, sampai saat ini saya masih saja pakai yang lama.



Warnanya tidak terlalu hitam sehingga saya memang perlu mengaplikasikannya berulang-ulang. Tapi it's ok! Karena buat hari-hari saya lebih baik memilih yang natural saja. Pensilnya juga tidak sakit saat mengaplikasikannya. Karena beberapa pensil alis ada yang karena tidak terlalu pigmented namun bentuk aplikatornya membuat sakit. Menurut saya, Maybelline Fashion Brow Cream Pencil ini cocok sekali digunakan untuk membentuk frame alis kta. Entah kenapa kalau pakai Wardah, alis saya jadi terlihat terlalu berantakan karena bentuk frame-nya yang tidak rapih.

Sekian dulu tips dari saya mengenai dunia peralisan yang tidak ada hentinya. Hihi... Semoga berguna bagi alis-alis wanita Indonesia di luar sana :)

Wassalamu'alaikum

Sunday, 1 May 2016

Go Glam Experience

Assalamu'alaikum

Hari Kamis yang lalu, kebetulan saya punya waktu kosong. Tidak ke kantor ataupun meeting di luar rumah. Jadi saya putuskan untuk memanjakan diri dengan merawat tubuh. Saya terpikir untuk menggunakan jasa aplikasi internet yang sedang trend, Go Glam. Penasaran juga sih dengan jasa perawatan tubuh yang ditawarkannya. 

Sekitar pukul 08.00 pagi saya memesan jasa creambath terlebih dahulu melalui aplikasi Go-Jek ini. Ada berbagai jenis creambath namun saya memilih yang paling standar, hanya cuci dan blow. Kemudian saya meminta talent untuk hadir jam 10.30 siang. Berbeda dengan jasa untuk ojek, untuk Go Glam ini kita harus memesannya minimal satu jam sebelumnya. Sebelumnya kita bisa memilih talent yang diinginkan kemudian akan dihubungi oleh pihak Go Glam, apakah talent tersebut available. Saya memberi informasi yang sangat detail untuk pemilihan talent, karena pastinya sebagai Muslimah, saya tidak mau kalau talent yang available  Adalah laki-laki. Oh ya, harga untuk creambath standard adalah Rp 80.000,-.

Setelah order untuk jasa creambath, saya lanjutkan untuk order untuk manicure and pedicure. Ternyata kita tidak bisa menggunakan satu talent untuk 2 perawatan yang berbeda. Oleh karena itu kita akan menerima 2 talent untuk 2 perawatan, karena menurut customer service yang saya hubungi, setiap talent mempunyai skill di bidang yang berbeda-beda. Jadilah untuk mani-padi saya order untuk jam 12.30 siang. Harganya adalah Rp 115.000,-.

Sebelum pukul 10.30, sang talent SMS saya kalau dia datang agak telat karena ban motor yang mengantarnya mengalami kebocoran. Oleh karena itu dia tidak bisa datang on time. Sepertinya setiap talent Go Glam ini diharuskan datang on time dan kalau tidak bisa datang on time harus mengabari yang memesan. Keren kan! Pasti banyak yang penasaran ya, gimana caranya creambath di rumah? Awalnya kita akan dikasih kemben. Selanjutnya, kita hanya membutuhkan tempat duduk yang nyaman untuk duduk, tidak dikasih alas duduk pun tidak apa-apa. Karena saat creambath tidak ada air yang jatuh-jatuh juga ke tempat duduk. Setelah proses creambath selesai, kita harus menyiapkan air hangat  (bisa dari dispenser ataupun masak air dulu) untuk handuk panas di kepala kita. Sambil menunggu rambut selesai dihangatkan, kita juga di-massage di bagian bahu juga punggung. Setelah itu rambut kita dibilas di kamar mandi kita. Kebetulan, talent saya ini belum kebagian wash basin (sejenis tempat untuk cuci rambut), jadi saya dan talent harus ke kamar mandi untuk membilas rambut dan shampo-an. Kemudian ditutup dengan pengeringan rambut tanpa blow. Kurang lebih untuk proses creambath ini memakan waktu 1,5 jam.

Selesai creambath, pas sekali azhan zuhur. Kemudian saat mengambil wudhu untuk shalat, ternyata talent untuk mani-pedi sudah datang. Wow! Sebelum jam yang dijanjikan, dia sudah tiba di rumah saya. Sambil menunggu saya shalat, dia mempersiapkan dulu segala peralatannya. Jangan lupa untuk menyiapkan air hangat untuk merendam kaki dan tangan kita. Proses awalnya adalah pedicure terlebih dahulu. Kaki kita direndam di tempat yang sudah dia bawa, bentuknya seperti baskom besar. Seperti pada meni-pedi umumnya, kuku kita dipotong terlebih dahulu, dikikir kemudian di-buffer. Kurang lebih proses ini memakan waktu 2 jam.

Alhamdulillah, menurut saya jasa Go Glam ini bagus dan bermanfaat sekali. Keuntungannya adalah kita tidak perlu ke luar rumah untuk menuju salon. Hanya tinggal duduk manis depan ruang santai (bisa sambil nonton tv) lalu tubuh kita sudah selesai dirawat.

Thank you Go Glam, see you on the next treatment ;)






My outfit:
Michelia Dress (Maroon) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Sunday, 21 February 2016

Go Clean Review

Assalamu'alaikum

Belakangan ini saya sedang sibuk menyiapkan koleksi KIVITZ Spring/Summer 2016, jadi pekerjaan rumah sedikit terbengkalai. Sampai akhirnya minggu lalu saya terpikir untuk menggunakan jasa aplikasi internet yang masih satu manajemen dengan Go-Jek, yaitu Go-Clean yang memang menawarkan jasa kebersihan.

Minggu lalu di pagi hari, saya langsung memesan jasa Go-Clean, berharap ruangan saya akan rapih dan bersih seperti semula. Maklum saja, saat itu ruang kerja saya memang sedang lumayan berantakan. banyak potongan bahan kain, kertas-kertas moodboard, gunting, dll, berceceran. Namun karena pekerjaan saya sedang deadline, saya tidak punya waktu membersihkan semuanya sendirian.

Alhamdulillah, petugas dari go-clean datang ke rumah pukul 10.00 dan mulai membersihkan beberapa ruangan di bagian bawah rumah saya. Mulai dari membersihkan ruang tamu, kamar mandi, dan pastinya ruang kerja saya. Untungnya, rumah saya itu masih belum banyak perabotannya setelah ditinggali kurang lebih selama satu tahun karena sepertinya saya terlalu sibuk untuk bekerja sampai belum sempat mendekorasi rumah saya sendiri. Hehe... Jadi karena tidak terlalu banyak perabot, petugas go-clean juga lebih mudah membersihkannya.


Oh ya, penasaran dengan isi tas yang mereka bawa? Mereka membawa beberapa alat kebersihan yang cukup lengkap. Sehingga kita tidak perlu menyiapkan seluruh alat kebersihannya. Ini dia alat-alat yang mereka bawa untuk membersihkan rumah kita.


Ruangan pertama yang dibersihkan adalah ruang tamu. Pertama dimulai dengan membersihkan bagian yang paling kotor dahulu, yaitu teras rumah saya. Kaca-kaca jendela dibersihkan, berikut dengan lantainya. Setelah itu petugas mulai masuk ke rumah dan membersikhkan ruang tamu. Dia mulai mengelap meja, menyapu, hingga mengepel lantai. Semua peralatan ini dibawa sendiri oleh petugasnya.





Setelah ruang tamu dan ruang dapur selesai dibersihkan, petugas Go-Clean juga membersihkan kamar mandi bawah yang berada di tengah. Saya juga memperhatikan bagaimana petugas membersihkan kloset, lantai, dan juga tembok di kamar mandi.

Nah, terakhir yang paling penting adalah membereskan dan merapihkan ruangan kantor saya yang ada di lantai bawah rumah. Maaf ya mas, ruangan saya agak berantakan karena saya lebih suka meluangkan waktu di sini, hehehe. Karena ruangan kerja saya terdapat jendela dan dinding pembatasnya dari kaca, maka petugas Go-Clean membersihkan kaca terlebih dahulu persis seperti ketika di teras tadi. Untuk lemari-lemari di ruangan ini, petugas membersikan debu yang menempel dan melapnya hingga bersih. Syukurlah kini sudah bersih, saya sempat khawatir sebelumnya kalau debu di lemari makin menumpuk dan saya dan suami yang menghirup bisa terus bersin-bersin. Mungkin kadang kita merasa kebersihan adalah soal sepele, namun energi positif yang dihasilkan akan berbeda kalau kita bekerja di ruangan yang bersih dan rapih.


Alhamdulillah. Semua ruangan yang saya request sudah dibersihkan dalam waktu 2 jam, pas sekali sebelum azan zuhur. Terima kasih Go-Clean! Buat teman-teman semua, mari manfaatkan waktu yang ada untuk tetap berkreasi dan berkarya sesuai passion yang kamu miliki, dan untuk masalah kebersihan serahkan kepada ahlinya :) Untuk informasi lebih lanjut silahkan memperlajarinya di www.go-clean.co.id atau instagram @gocleanindonesia. Let's try this apps! ;)

Wassalamu'alaikum