Sunday, 14 February 2016

"Hijab Inspiration" Talkshow at Universitas Padjajaran

Assalamu'alaikum

Alhamdulillah, beberapa waktu yang lalu saya kembali mendapat undangan untuk mengisi acara di Fakultas Sastra Arab, Universitas Padjajaran, Bandung. Sekitar jam 7 pagi saya berangkat dari rumah di Depok karena saya akan mengisi talkshow pada ba'da zuhur.

Di talkshow kali ini seperti biasa saya banyak menceritakan tentang pengalaman pertama saya memakai hijab, pengalaman berbisnis busana muslimah, suka dan dukanya, dan juga sedikit tips and trik berbusana muslimah yang Syar'i namun tetap stylish.




Tema outfit yang saya kenakan kali ini adalah 'red alert'. Dimana saya memadukan Kelly Dress  dari KIVITZ berwarna merah maroon dan cokelat dengan hijab berwarna senada yaitu merah maroon dari bahan satin untuk lebih terkesan formal. Boleh dibilang, dari semua koleksi Gracious Portrayal, saya paling suka dengan Kelly Dress karena cutting-nya yang super lebar bahannya nyaman, dan tidak panas ketika dipakai.




Terima kasih saya ucapkan kepada panitia dari Arab Fest, Sastra Unpad, yang telah mengundang saya untuk mengisi talkshow ini. Semoga semangat untuk berdakwah bagi kaum muslim dan muslimah muda di Indonesia akan tetap ada dan terus bertambah. Semoga sesi sharing dari saya bisa bermanfaat. Sampai jumpa di lain kesempatan, InsyaAllah :)


My outfit:
Satin Pashmina by KIVITZ
Kelly Dress (Maroon-Brown) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Thursday, 11 February 2016

Video Taping for 2 Hijab Trans 7

Assalamu'alaikum

Seleng beberapa waktu setelah Jakarta Fashion Week, butik saya yang berada di daerah Bintaro, Jakarta Selatan, didatangi oleh kru TV dari program 2 Hijab Trans 7. Kali ini saya diminta video  taping membahas mengenai dua brand milik saya, yaitu KIVITZ dan juga Fitri Aulia. 

Kebetulan karena saya baru saja mengikuti ajang Jakarta Fashion Week 2016, yang dibahas terlebih dahulu adalah koleksi-koleksi dari premium brand saya, yaitu Fitri Aulia. Berbicara mengenai konsep design dari Fitri Aulia, saya memang mengembangkan songket/tenun atau kain-kain tradisional lainnya dari daerah Aceh sebagai material khas dari koleksi Fitri Aulia. Sentuhan tradisional ini kemudian digabungkan dengan gaya busana modern yang anggun dan feminin. Di JFW 2016 lalu contohnya, saya menampilkan 8 baju muslim Fitri Aulia dengan menggunakan sentuhan songket Aceh sebagai bahan utamanya namun ditambah dengan bahan-bahan lainnya, seperti satin duchess, chiffon, dan organza. Video taping kali ini saya juga menerangkan tentang detail-detail yang saya gunakan untuk mempercantik setiap dressnya.

Sesi selanjutnya adalah pembahasan mengenai brand KIVITZ. KIVITZ yang merupakan second line saya ini sudah berdiri sejak dari tahun 2010. Dengan mengusung gaya feminim klasik, namun elegan, busana KIVITZ lebih ditujukan untuk busana sehari-hari. Tagline Syar'i and Stylish sudah menjadi DNA dari brand saya ini. Pembahasannya menyambung kepada koleksi terakhir dari KIVITZ, yaitu Gracious Portrayal, dan bagaimana bereksperimen untuk mix and match beberapa item dari koleksi ini.

Well, untuk lebih lengkapnya, teman-teman juga bisa menonton tayangan dua hijab trans 7 di link ini: https://www.youtube.com/watch?v=6nP2amUZs4o



 My outfit:
Satin Scarf by KIVITZ
Abaya by KIVITZ

Mix and match pertama dari koleksi KIVITZ: Graciuos Portrayal  adalah Basic Abaya dan Jean Cape, dengan dipadukan hijab berwarna cokelat.

The outfit:
Cala Scarf by KIVITZ
Tivey Dress (Black) by KIVITZ
Jean Cape by KIVITZ

Look kedua yang ditampilkan adalah Basic A-Line Dress dan Helen Outer ditambahkan Tulip Limited Scarf berwarna ungu. Kedua outfit ini cocok sekali digunakan sebagai pakaian sehari-hari untuk segala aktivitas.

The outfit:
Tulip Limited Scarf by KIVITZ
Basic A-Line Dress (Grey) by KIVITZ
Helen Outer by KIVITZ

Untuk brand Fitri Aulia, saya memakaikan dua dress yang indah ini, Sagano Dress dan Valdivian Dress. Busana Fitri Aulia di bawah ini adalah yang juga ditampilkan pada JFW 2016 lalu.

The outfit:
Satin Square Scarf by KIVITZ
Sagano Dress by FITRI AULIA

The outfit:
Cala Scarf by KIVITZ
Valdivian Dress and Long Cape by FITRI AULIA


The details

Wassalamu'alaikum

Monday, 8 February 2016

Throwback Fitri Aulia on Jakarta Fashion Week 2016

Assalamu'alaikum

Masih ingat dengan koleksi premium brand saya, FITRI AULIA, di ajang Jakarta Fashion Week 2016 di bulan Oktober yang lalu? Nighttide Alteration dari brand Fitri Aulia ini merupakan konsep dasar dari busana ready-to-wear KIVITZ Spring/Summer 2016 yang akan datang. Maka dari itu, konsep koleksi KIVITZ Spring/Summer 2016 nanti tidak akan terlalu jauh dari koleksi yang telah ditampilkan di JFW 2016.

Kembali lagi di masa hari ketika show dilaksanakan. Sekitar pukul 12.00 saya melakukan Press Conference beserta teman-teman dari Lasalle College Jakarta untuk memberi sedikit penjelasan di hadapan beberapa rekan-rekan media yang hadir mengenai koleksi yang akan ditampilkan jam 15.30 nanti di Fashion Tent. Kami mempresentasikan bergantian kurang lebih sekitar 5-10 menit.


Sebenarnya saya sudah pernah membahas mengenai konsep koleksi Nighttide Alteration ini di blog post ini. Namun kali ini saya ingin memperlihatkan lebih detail dari koleksi ini.

Look 1: Redwood Dress
Dress berbahan dari Songket Aceh dipadukan dengan pleated fabric di bagian bawahnya. Detail beads pada bagian atas menambah kesan elegant pada outfit ini. Because red is a statement.



Redwood Dress

Look 2: Petal Top and Ardeness Skirt
Top abu-abu dengan aplikasi pleated dengan detail bordir dan 3D embellishment di bagian ujung lengannya. Di-mix dengan printed satin duchess dengan detail beads disetiap pattern pucuk rebung. FYI, pucuk rebung merupakan pattern khas yang berasal dari Aceh. Saya tambahkan belt dengan tambahan bros Pintu Aceh untuk styling.


Petal Top

Ardennes Skirt (Maroon)

Look 3: Amazon Dress
Dress dari Songket Aceh, saya tambahkan detail bordir dan beads di dalam bordir gold tersebut. Full bordir dan beads ada dibagian depan dan belakang pakaian ini. Pada bagian bawah disatukan dengan pleated fabric warna hitam yang elegan.



Amazon Dress

Look 4: Daintree Dress
Dress hitam dengan aksen tumpuk, dipadukan dengan outer dengan lonceng sleeve ini cukup berbeda dari design Nighttide Alteration yang lainnya. Detail beads tabur ada di bagian tumpukan pada dress di bagian bawah, berikut detail embellishmet pada outer bagian atas.



Daintree Dress

Look 5: Monteverade Dress
Loose dress dengan potongan A-line dengan berwarna hijau dengan detail embellishment di bagian depan, detail tersebut dialasi dengan tenun songket Aceh berwarna gold. Terdapat juga detail pleats di bagian belakang.




Look 6: Sagano Dress
Dress glamour dengan kombinasi Songket Aceh, beads dan pleated fabric hingga bagian bawah dress ini, terdapat embellishment di bagian depan dan belakang yang terbuat dari Songket Aceh.



Sagano Dress

Look 7: Beads Top and Ardeness Skirt
Inner top berwarna abu-abu dipadukan dengan outer dari bahan organza dengan detail bordir dan embellishment bunga-bunga berwarna gold. Outer ini dipadukan dengan skirt printed satin duchess berwarna biru dengan aksen beads mengelilingi rok tersebut. 


Ardeness Skirt

Beads Top

Look 8: Valdivian Dress
The last is my favorite! Outfit ini nampak lebih simple and clean, namun sangat elegant. Dengan detail embellishment bermotif pucuk rebung di bagian bahu pada long cape ini. Saya merancang sesuatu yang berbeda pada long cape-nya yaitu terbuat dari pleated fabric yang panjang hingga ke bawah. Dengan warna bold biru gelap, outfit ini tampak lebih sophisticated and elegant.



Valdivian Dress

Kalau sedang flashback melihat kembali koleksi saya di atas, teringat akan perjuangan dalam men-design dan memproduksi ini semua. Kurang tidur karena selalu bolak-balik ke workshop untuk meering bersama pattern maker. Tapi Alhamdulillah... Semua sudah terlewati. Semoga ada kesempatan lagi untuk mengikuti ajang besar seperti ini sehingga saya bisa berkarya lebih baik lagi.

Wassalamu'alaikum

Sunday, 7 February 2016

Make Up Halal for Muslimah

Assalamu'alaikum

Sudah fitrahnya setiap wanita selalu ingin cantik. Apalagi kalau sedang di depan suami tercinta. Namun, belakangan ini saya sering melihat banyak muslimah yang berdandan terlalu mencolok, apalagi kalau tidak ada suaminya. Huhu... Sedikit miris sebenarnya hati ini. Karena sudah memang menjadi keharusan kita untuk lebih cantik ketika sedang bersama suami kita dibanding ketika kita tidak sedang bersamanya.

Mirisnya lagi, banyak sekali yang banyak membahas masalah kosmetik di kalangan perempuan seperti tidak ada habisnya. Lipstik lah, bedak lah, blush on lah, dan lain-lain. Bagi saya, rasanya saya akan hanya membeli lagi ketika barang tersebut sudah habis, kecuali lipstik yang saya punya hanya tinggal sedikit warna. Tapi saya menghindari sekali membeli dengan warna yang sedikit mirip. Mmm, coba buka beauty case kamu deh. Terus hitung ada berapa lipstik di dalamnya? Semoga kita terhindar dari perbuatan mubazir ya, teman-teman.

Dan ketika berbicara mengenai kosmetik, apakah kita sebagai muslimah sudah benar-benar memperhatikan kehalalannya? Penting mana, harga, sedang trend, atau kehalalan dari kosmetik tersebut? Mungkin dulu saya pernah khilaf dengan membeli kosmetik yang tidak bersertifikat halal, namun lama kelamaan saya pun menyadari pentingnya untuk mengetahui dari produk kosmetik yang kita gunakan. Dan Alhamdulillah di Indonesia kita punya Wardah. Sebagai pelopor kosmetik halal di Indonesia bahkan di mancanegara. 

Nah, sedikit sharing make up hari-hari saya dengan menggunakan Wardah.

1. BB Cream
BB Cream yang saya punya sepertinya masih yang lama nih ya. Hehehe... Tapi fungsinya masih sama kok. Jadi BB Cream ini dipakai di awal, baurkan ke seluruh wajah kamu. Bisa pakai kuas, atau pakai jari tangan. Dan saya prefer pakai jari tangan kita sendiri karena lebih puas untuk mengaplikasikannya.

2. Lightening Two Way Cake
Bedak yang saya gunakan hari-hari adalah Wardah Lightening Two Way Cake No 01 Light Biege yang cocok sama wajah saya. Coverage-nya bagus dan terasa ringan. Cocok sekali untuk pemakaian sehari-hari yang tidak perlu tebal.

3. Pensil Alis
Untuk Pensil alis saya pilih warna hitam karena sepertinya kalau cokelat tua terlalu muda untuk di wajah saya. Pemakaiannya adalah dengan membingkai alis kita terlebih dahulu, baru diisi bagian dalamnya, dan di usap-usap bagian ujung depannya agar terlihat gradasinya.

4. Eyeliner
Liquid eyeliner ini sukses bikin mata saya yang terlihat sayu menjadi lebih kuat dan besar.

5. Lipstik
Lipstik yang sehari-hari saya gunakan adalah yang berjenis Matte Lipstick, nomor 19. Terlihat natural dan tidak begitu mencolok.


BB Cream dan Lightening TWC

Liquid Eyeliner

Sekian sharing dari saya mengenai make up sehari-hari saya. Yang penting kita kembali meluruskan niat untuk berdandan bukan untuk menarik perhatian lawan jenis, tetapi lebih ke faktor kebersihan, kerapihan, dan juga keindahan. Jangan lupa untuk memastikan kosmetik yang kita gunakan itu halal ya. Karena Wardah #Halaldariawal :)

Semoga nextnya saya bisa bikin video tutorial ya. Hehehe... Itu pun kalau tidak malu ya :p

Wassalamu'alaikum

Wednesday, 3 February 2016

Hijab Fashion and Tutorial with SoKlin

Assalamu'alaikum

Dua hari berturut-turut, saya diundang oleh SoKlin untuk mengisi event yang bertempat di Summarecon Bekasi. Di event kali ini ada talkshow dan juga tutorial hijab. Topik dalam talkshow-nya membahas tentang busana muslim yang semakin banyak dipakai oleh wanita Indonesia saat ini. Busana muslim yang dikenakan kini juga semakin variatif, sesuai dengan kegiatannya. Ada untuk casual, office, pesta bahkan untuk olahraga. Saat ini busana muslim memang sudah sangat tidak asing bagi kita.

KIVITZ sebagai salah satu brand busana muslim tentu juga turut andil dalam mempopulerkan busana muslim di Indonesia. Dengan segmentasi untuk Muslimah perkotaan yang feminim, modern dan dinamis, busana KIVITZ juga di-design untuk memenuhi kebutuhan Muslimah dalam berbagai aktivitas, baik untuk casual, kantor ataupun untuk pesta. Segala kegiatan muslimah modern tidak membatasi kita untuk tetap syar'i dan stylish.


Di hari pertama acara talkshow bersama SoKlin, lebih membahas mengenai seperti apa gaya hijab yang lebih formal. Walaupun menurut saya, gaya hijab saat ini sudah semakin sederhana sehingga sudah sulit dibedakan antara gaya hijab formal atau casual. Dikarenakan memang muslimah harus selalu tampil baik dan rapih dalam setiap kegiatannya.

Hijab tutorial untuk acara formal



Pada hari pertama ini juga saya memilih mengenakan outfit dengan nuansa kecoklatan. Saya memakai Basic Umbrella Dress dari KIVITZ dipadukan dengan Autumn Limited Scarf yang juga berwarna cokelat. Karena dress yang saya kenakan ini polos, saya memilih mengenakan hijab yang bermotif.



My outfit:
Autumn Limited Scarf by KIVITZ
Basic Umbrella Dress (Brown) by KIVITZ

Di hari kedua, karena bertepatan dengan weekend, audience-nya lebih banyak dari hari pertama saya mengisi acara. Masih sama seperti kemarin, sebelum hijab tutorial di mulai, ada sesi talkshow terlebih dahulu. Dan pembahasannya pun tidak begitu beda dari hari pertama. Tentang seputaran masalah berhijab dalam konteks sehari-hari.

Dan pada hari kedua ini, saya mengenakan outfit yang lebih casual dan edgy. Masih dari koleksi Gracious Portrayal, yaitu Basic A-line Dress Navy ditambahkan Tucker Outer Hitam dari KIVITZ, dan unbranded scarf bermotif, yang juga bernuansa biru.




My outfit:
Unbranded Scarf
Basic A-Line Dress (Navy) by KIVITZ
Tucker Outer (Black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum