Monday, 14 March 2016

New Style of Abaya

Assalamu'alaikum

Akhir-akhir ini permintaan akan baju yang simple dengan cuttingan sederhana banyak diminati muslimah di Indonesia. Salah satunya adalah busana abaya untuk dikenakan sehari-hari. Kalau dahulu kala abaya identik dengan pakaian yang digunakan ketika di luar rumah, namun kali ini definisi abaya sudah meluas lagi. Dress longgar (loose) dengan warna gelap sudah termasuk ke dalam jenis abaya.




Karena banyaknya permintaan abaya itulah, saya mencoba men-design abaya yang simple namun tetap terlihat chic. Dengan color blocking di setiap desainnya. Kali ini saya menggunakan Namara Abaya berwarna hitam dipadukan dengan satin scarf berwarna maroon untuk suasana santai. Tak lupa sepatu sneakers putih untuk menunjang tampilan lebih casual. Dengan mengenakan abaya sama sekali tidak membatasi saya dalam bergerak. Jadi jangan pernah takut untuk menggunakan abaya untuk sehari-hari ya!

Oh ya, kebetulan saat saya sedang jalan-jalan dengan Kak Lulu, ternyata kak Lulu juga mengenakan abaya juga. Kebetulan sekali, padahal tidak janjian. Hehehe...



My outfit:
Satin Scarf by KIVITZ
Namara Abaya (black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Tuesday, 8 March 2016

Togetherness and Friendship

Assalamu'alaikum

Pada zaman sekarang, seiring dengan perkembangan sosial media internet, pertemanan antar sesama manusia bisa jadi semakin erat. Seolah tanpa batas kita berkomunikasi dengan teman atau saudara yang ada di luar daerah bahkan di luar negeri. Allah subhanu wa ta'ala memerintahkan kaum muslimin untuk menegakkan persaudaraan atau ukhuwah. Rasulullah SAW pun dalam berbagai hadits juga memerintahkan umatnya untuk melakukan hal yang sama. Semangat persaudaraan di antara sesama muslim hendaknya didasari karena Allah semata, karena hal ini akan menjadi barometer yang baik untuk mengukur baik-buruknya suatu hubungan.
"Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakan rezekinya, hendaklah ia menyambung tali persaudaraan." (HR. Bukhari Muslim)
Hadits di atas merupakan salah satu hadits yang menerangkan tentang manfaat bersilaturahim dan menjaga ukhuwah.



My outfit:
Unbranded Scarf
New Halia Outer by KIVITZ
Umbrella Skirt (Dark Teal) by KIVITZ

Di suatu weekend, suami-suami dari saya, kak Dian dan kak Lulu ternyata janjian untuk jalan-jalan refreshing di tempat yang tidak jauh dari Jakarta. Maka dari itu, kita memilih Puncak sebagai tempat untuk bersantai sejenak. Hotel yang kami pilih pun cukup unik kali ini, yaitu Pesona Alam Resort and Spa. Ketika masuk ke lokasi hotel, kita disuguhi pohon-pohon tinggi menjulang yang sangat indah dengan udara yang sejuk. Lahannya pun luas sehingga langsung terpikir oleh kita untuk jogging atau jalan-jalan santai pada esok harinya. Namun pada hari itu kami hanya berkeliling sekitar hotel menemani anak-anak berenang. Ibu-ibu cukup hanya menonton saja. Hehehe...


Oh ya, sebelum kami semua sampai di hotel, kami menyempatkan untuk makan siang bersama di salah satu rumah makan di Puncak yang menghidangkan masakan arab. Sejenis nasi briyani dan lainnya. Hmmm... Yummy... Cukup mengenyangkan. Dan serunya, kami makan satu loyang untuk bersama-sama. Membuat persaudaraan kami semakin erat lagi. Kebeteluan pada hari ini juga kak Lulu merayakan ulang tahunnya, jadi kami semua ditraktrir, hehehe.. Semoga persaudaraan ini selalu diniatkan untuk Allah Swt. sekaligus diberkahi oleh Allah Swt... Aamiin.



Wassalamu'alaikum

Friday, 4 March 2016

My Favourite Sporty Outfit

Assalamu'alaikum

Minggu pagi, saya dan suami berjanjian dengan Kak Lulu dan juga dengan suaminya untuk berolahraga. Saya dan suami tak segan-segan untuk pergi ke tempat yang jauh jaraknya dari rumah agar bisa tetap berolahraga bersama-sama dengan pasangan yang satu ini. Hehe... Kak Lulu dan Kak Yudi sudah seperti kakak untuk kami Kami berangkat dari rumah sekitar jam 6 pagi agar sesampainya di Bintaro udaranya masih segar.



Untuk baju yang saya gunakan, saya mengenakan baju andalan saya untuk olahraga, yaitu Basic Cotton Maxi Dress koleksi pertama KIVITZ yang terbuat dari bahan kaos tebal. Pasti banyak yang bertanya, susahkah berolahraga dengan menggunakan dress seperti ini? Alhamdulillah tidak, karena dressnya tidak terlalu panjang dan bahannya juga strech. Jadi masih bisa bergerak dengan bebas untuk jogging.

Sepatu yang saya gunakan juga nyaman sekali untuk jogging, berwarna pink sama dengan scarf yang saya kenakan. Jangan lupa untuk selalu berolahraga ya teman-teman! Agar tetap fit dan selalu tampil prima untuk beraktivitas sehari-hari. Semangat!


My Outfit:
Kian Pashmina (Fuschia) by KIVITZ
Basic Cotton Maxi Dress by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Friday, 26 February 2016

Chic Middle East

Assalamu'alaikum

Berkunjung ke Bandung rasanya belum lengkap kalau belum merasakan menginap di hotel satu ini yang sedang hits ini. Konsep hotel Islami dengan ekstrerior dan interiornya yang menarik, membuat setiap orang yang datang ke Bandung pasti ingin bermalam di sini.



Konsep timur tengah yang diusung hotel ini nampaknya berbeda dari konsep timur tengah pada umumnya. Menggunakan warna-warna yang lembut dengan dekorasi yang sangat cantik di beberapa sudutnya, berhasil membuat para penyuka fotografi untuk berfoto-foto di sini. Itulah yang membedakan hotel ini dengan hotel yang lainnya. Sehingga kita dapat mendapat satu kesimpulan bahwa budaya timur tengah bahkan bisa dimodifikasi dengan warna-warna lembut dan cerah. begitulah seni, selalu bisa dimodifikasi.




Seperti halnya abaya yang saya gunakan ini, Mona Abaya dari KIVITZ. Konsep abaya yang dulunya merupakan pakaian luar untuk wanita di timur tengah, kini saya modifikasi modelnya menjadi lebih ready-to-wear. Yang terpenting adalah tetap loose dan tidak membentuk lekuk tubuh. Detail Mona Abaya ini sangat bermain pada warna. Dengan tiga kombinasi warna (color blocking) berwarna hitam, navy dan putih menjadikan abaya ini berkesan lebih chic.


My outfit:
Kian Pashmina by KIVITZ
Mona Abaya (Navy-Black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Sunday, 21 February 2016

Go Clean Review

Assalamu'alaikum

Belakangan ini saya sedang sibuk menyiapkan koleksi KIVITZ Spring/Summer 2016, jadi pekerjaan rumah sedikit terbengkalai. Sampai akhirnya minggu lalu saya terpikir untuk menggunakan jasa aplikasi internet yang masih satu manajemen dengan Go-Jek, yaitu Go-Clean yang memang menawarkan jasa kebersihan.

Minggu lalu di pagi hari, saya langsung memesan jasa Go-Clean, berharap ruangan saya akan rapih dan bersih seperti semula. Maklum saja, saat itu ruang kerja saya memang sedang lumayan berantakan. banyak potongan bahan kain, kertas-kertas moodboard, gunting, dll, berceceran. Namun karena pekerjaan saya sedang deadline, saya tidak punya waktu membersihkan semuanya sendirian.

Alhamdulillah, petugas dari go-clean datang ke rumah pukul 10.00 dan mulai membersihkan beberapa ruangan di bagian bawah rumah saya. Mulai dari membersihkan ruang tamu, kamar mandi, dan pastinya ruang kerja saya. Untungnya, rumah saya itu masih belum banyak perabotannya setelah ditinggali kurang lebih selama satu tahun karena sepertinya saya terlalu sibuk untuk bekerja sampai belum sempat mendekorasi rumah saya sendiri. Hehe... Jadi karena tidak terlalu banyak perabot, petugas go-clean juga lebih mudah membersihkannya.


Oh ya, penasaran dengan isi tas yang mereka bawa? Mereka membawa beberapa alat kebersihan yang cukup lengkap. Sehingga kita tidak perlu menyiapkan seluruh alat kebersihannya. Ini dia alat-alat yang mereka bawa untuk membersihkan rumah kita.


Ruangan pertama yang dibersihkan adalah ruang tamu. Pertama dimulai dengan membersihkan bagian yang paling kotor dahulu, yaitu teras rumah saya. Kaca-kaca jendela dibersihkan, berikut dengan lantainya. Setelah itu petugas mulai masuk ke rumah dan membersikhkan ruang tamu. Dia mulai mengelap meja, menyapu, hingga mengepel lantai. Semua peralatan ini dibawa sendiri oleh petugasnya.





Setelah ruang tamu dan ruang dapur selesai dibersihkan, petugas Go-Clean juga membersihkan kamar mandi bawah yang berada di tengah. Saya juga memperhatikan bagaimana petugas membersihkan kloset, lantai, dan juga tembok di kamar mandi.

Nah, terakhir yang paling penting adalah membereskan dan merapihkan ruangan kantor saya yang ada di lantai bawah rumah. Maaf ya mas, ruangan saya agak berantakan karena saya lebih suka meluangkan waktu di sini, hehehe. Karena ruangan kerja saya terdapat jendela dan dinding pembatasnya dari kaca, maka petugas Go-Clean membersihkan kaca terlebih dahulu persis seperti ketika di teras tadi. Untuk lemari-lemari di ruangan ini, petugas membersikan debu yang menempel dan melapnya hingga bersih. Syukurlah kini sudah bersih, saya sempat khawatir sebelumnya kalau debu di lemari makin menumpuk dan saya dan suami yang menghirup bisa terus bersin-bersin. Mungkin kadang kita merasa kebersihan adalah soal sepele, namun energi positif yang dihasilkan akan berbeda kalau kita bekerja di ruangan yang bersih dan rapih.


Alhamdulillah. Semua ruangan yang saya request sudah dibersihkan dalam waktu 2 jam, pas sekali sebelum azan zuhur. Terima kasih Go-Clean! Buat teman-teman semua, mari manfaatkan waktu yang ada untuk tetap berkreasi dan berkarya sesuai passion yang kamu miliki, dan untuk masalah kebersihan serahkan kepada ahlinya :) Untuk informasi lebih lanjut silahkan memperlajarinya di www.go-clean.co.id atau instagram @gocleanindonesia. Let's try this apps! ;)

Wassalamu'alaikum

Friday, 19 February 2016

Rest of The Days for Vacation

Assalamu'alaikum

Ketika saya mendapat undangan untuk mengisi talkshow di luar kota, biasanya sekalian menjadi kesempatan saya untuk bisa sejenak berlibur dari segala macam aktivitas. Seperti yang saya lakukan selepas mengisi talkshow di kota Bandung beberapa waktu yang lalu. Liburan singkat ini biasanya kami rencanakan satu hari sebelum atau setelah acara.

Selesai mengisi acara di Universitas Padjajaran yang berada di daerah Jatinangor, saya menuju ke hotel yang sudah disiapkan panitia. Seperti biasa, kami selalu  memanfaatkan sisa waktu liburan kami yang singkat untuk bersantai di hotel ataupun jalan-jalan bebas. Namun kali ini sesampai di hotel saya hanya ingin bersantai bersama suami dan tidur-tiduran di depan TV. Mungkin kesibukan kami di Jakarta membuat momen seperti ini jarang terjadi. Hanya ingin beristirahat dan tidak ingin melakukan apapun sampai waktu makan malam nanti. Ketika makan malam, kami juga mencari restoran yang berada di sekitar hotel, tidak perlu jauh-jauh.

Keesokan harinya, setelah check out dari hotel, barulah kami jalan-jalan keluar untuk wisata kuliner. Ketika sedang di Bandung, saya sangat suka juga suka untuk hangout di cafe atau restoran. Apalagi kalau janjian dengan teman yang sudah lama tak bertemu. Saya justru malah tidak terlalu memperhatikan makanannya tetapi lebih kepada suasana dan momen-nya, hehehe.. Mungkin karena saya terbiasa makan ketika lapar saja dan tidak hobby untuk mencoba-coba makanan tertentu. saya hanya menikmati suasana kota Bandung yang nyaman dan suka sekali dengan kreatifitas warga Bandung di segala sektor usahanya. Yang paling terasa adalah interior dari beberapa tempat makan yang ada di sini, keren-keren banget. Setuju?



Mix and match busana yang dikenakan untuk esok


Anyway, sebelum ada yang bertanya, saya mau bercerita tentang hijab berwarna orange bata yang saya kenakan ini. Sebenarnya scarf segiempat ini merupakan sample produksi dari KIVITZ, namun tidak jadi dijual. Seperti biasa, setiap sample yang ada pasti saya akan coba pakai terlebih dahulu. Namun ternyata jenis bahan ini kurang bagus untuk dijadikan scarf segiempat karena di bagian lipatannya kurang licin dan rapih. Jadi saya urungkan niat untuk memproduksinya secara massal. So, buat kamu yang telah membeli scarf produk KIVITZ, kamu beruntung sekali, karena setiap produk yang KIVITZ jual sudah teruji kenyamanannya ketika dipakai ;)

Berbeda dengan busana yang saya kenakan hari itu, dress dan outer dari KIVITZ memiliki kualitas yang baik dan sangat nyaman dipakai. Karena pagi itu saya akan jalan-jalan di pusat kota, saya menggunakan Basic Abaya dipadukan dengan Jean Cape dan juga sepatu slip on berwarna putih. Honestly outfit ini nyaman sekali, bahkan menjadikan gaya semakin stylish dengan tampilan dari Jean Cape ini. Pastikan outfit yang kamu kenakan saat jalan-jalan santai itu nyaman, tidak menyusahkan untuk bergerak, namun tetap memperhatikan gaya yang sesuai dengan karakter kamu. Kebetulan KIVITZ sangat sesuai dengan karakter saya, yang ingin casual namun tetap feminim dan elegan. Tentu saja apapun gaya berbusana kita, harus tetap memperhatikan kesyar'iannya ya. Semoga setiap tindakan dan hal-hal yang kita lakukan di dunia ini selalu bersandarkan pada syari'at dan ketentuan yang telah Allah tetapkan. Karena bisa jadi, rasa tanggung jawab pada hal kecil, bisa mendatangkan keberkahan dan pahala asal niat kita selalu dilandasi ketaatan pada Allah Subhanahu wa ta'ala.







My outfit:
Basic Abaya by KIVITZ
Jean Cape by KIVITZ 

Wassalamu'alaikum