Monday, 30 July 2012

MEIN: Soft Launching

Assalamu'alaikum

Alhamdulillah, MEIN Soft Launching mulai hari ini sampai 12 Agustus 2012. Untuk sementara MEIN dibuka hanya untuk yang mendapat invitation. Bagaimana mendapatkan invitationnya? Silahkan follow twitter MEIN, @meindesigners, mention akunnya, dan kamu akan dikirimkan invitationnya. Mudah kah? Juga dapatkan voucher belanja ratusan ribu khusus saat Soft Opening berlangsung.

Di MEIN kalian akan menemukan 7 muslim designer dengan berbagai karakternya. Ada Mimi Alysa, Restu Anggraini, Indira Putri, Nabilia, Fitri Aulia, Treimee, dan deeAndra,  Saya sendiri untuk sementara selama bulan Ramadhan akan me-display koleksi KIVITZ Ied Series di butik itu. Dan insya Allah saat Grand Opening nanti (rencananya 2 minggu setelah Hari Raya), saya akan meletakkan label FITRI AULIA untuk dijual khusus di MEIN. Di tempat ini kalian akan menemukan berbagai rancangan baju pesta atau special occasion. Jadi, silahkan berkunjung ke MEIN ya, Jl. Kemang Raya No. 72 E, Jakarta.


Wassalamu'alaikum

Sunday, 29 July 2012

Ramadhan Fashion Day

Assalamu'alaikum

Tepat seminggu sebelum Ramadhan, saya dan Ka Jehan (Jenahara) diberi kesempatan untuk mengadakan talkshow dan hijab class di sebuah Perumahan dibilangan Cibubur. Alhamdulillah semua rangkaian acara berjalan lancar. Senang rasanya bisa berbagi sedikit ilmu dalam talkshow dan hijab tutorial. Semoga dengan acara semacam ini bisa terjalin silaturahmi dengan muslimah lainnya. Selamat menjalankan puasa dan segala amalan di bulan Ramadhan ya teman-teman ;)







Wassalamu'alaikum

Friday, 27 July 2012

Mystique Forest

Assalamu'alaikum

Masih di hari yang sama dengan photoshoot sebelumnya, namun kali ini di tempat yang berbeda di sekitar pantai selatan Jogja. Masih dengan koleksi Aceh Revival.  :)

Penggunaan songket sebagai dress dipadu dengan bahan ringan seperti cerruti berikut ini, menambah kesan elegan bagi pemakainya. Ditambah aksesoris yang biasa digunakan penggantin Aceh, tapi saya merubahnya untuk menjadi aksesoris yang tidak biasa. Kita bisa melakukan variasi penggunaan yang berbeda kalau memakai aksesoris, bahkan berbeda dari cara pakai yang umum.

Sedikit cerita mengenai photoshoot ini, karena photoshoot ini berlokasi di daerah Pantai Selatan Jogjakarta, dimana mitosnya tak boleh ada yang menggunakan pakaian berwarna hijau. Lucunya, orang sekitar melihat saya dengan tampang yang agak aneh. Hmmm, karena saya tak mempercayai mitos yang bisa membawa pada syirik, maka saya santai-santai saja.. cukup beriman pada Allah SWT dan tak akan ada yang membahayakan :)





Fashion Design & Model: Fitri Aulia
Photographer & Editing: Mulky Aulia

Copyright of KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Tuesday, 24 July 2012

KIVITZ Ied Series 1433H

Assalamu'alaikum

Alhamdulillah, sampai juga kita di bulan yang penuh rahmat dan ampunan dari Allah, SWT. Seperti Ramadhan tahun lalu, KIVITZ kembali menghadirkan rancangan khusus Hari Raya yang lebih dikenal dengan KIVITZ Ied Series. 

Di rancangan Ied Series 1433 H ini saya masih terinspirasi dari rancangan saya pada Aceh Revival. Namun, untuk Ied Series ini produksi dibuat massal walau jumlahnya juga limited edition. Ied Series selalu dijual dalam satu paket. Untuk blazer songket dipadukan dengan dress, dan atasan peplum dipadukan dengan draperi skirt. Setiap jenis hanya terdiri dari 2 sampai 3 warna saja.

Perlu diketahui untuk KIVITZ Ied Series ini bahan songket yang digunakan tidak sama dengan Songket Aceh pada koleksi Aceh Revival, melainkan hanya modelnya saja yang mirip. Untuk KIVITZ Ied Series, bahan songketnya lebih general dan diproduksi dalam varian warna.  

Karakter KIVITZ pun tak ketinggalan dalam koleksi ini. Dengan tetap menggunakan warna-warna bold di setiap rancangannya. Insya Allah Ied Series akan bisa diorder mulai hari Senin, 30 Juli 2012, di Online Shop KIVITZ. Dan untuk yang tinggal di Jakarta, bisa membeli produk ini di MEIN (Jl. Kemang Raya No. 72 E) yang akan soft launching di akhir bulan Juli 2012.




Fashion Designer: Fitri Aulia
Photographer & Brand Designer: Mulky Aulia
Model: Ulida (HIJMI)

Wassalamu'alaikum

Friday, 20 July 2012

Desert Rose

Assalamu'alaikum

Sehari setelah Fashion Show Jogja Fashion Week 2012, kami bersama teman-teman designer menyempatkan diri untuk mengunjungi gurun pasir di daerah Pantai Parangtritis, Jogjakarta, Perjalanan ini untuk melakukan photoshoot dengan koleksi masing-masing. Tidak seperti designer lain, saat itu saya tidak sempat untuk memakai model sewaan. Beberapa designer juga terlihat sedang sibuk menyewa satu orang model untuk difoto bergantian.  

Akhirnya sambil mengenakan busana yang dikenakan untuk Jogja Fashion Show kemarin, saya dan suami mencoba bereksperimen untuk berfoto sendiri di gurun pasir. Rumit sekali untuk melakukan makeup dan stylist sendirian, tapi itu bukan apa-apa dibandingkan harus berdiri di gurun pasir dengan memakai sepatu high heels. Angin yang berhembus juga sangat kencang, sulit sekali untuk membuka mata. kalau memang ternyata hasilnya bagus, itu mungkin karena jerih payah suami saya untuk foto dan mengarahkan.. hehe  :p

Di Akhir pemotretan terjadi insiden kecil, payung Aceh kami terbang tertiup angin kencang dalam jarak yang sangat-sangat jauh.. sekuat tenaga suami saya berjalan kaki untuk mengambil payung itu kembali. Syukurlah payungnya bisa diambil kembali setelah tersangkut di ranting tanaman :)






Fashion Design & Model: Fitri Aulia
Photographer & Editing: Mulky Aulia

Copyright of KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Monday, 16 July 2012

Jogja Fashion Week: Before and After The Show

Assalamu'alaikum

BEFORE THE SHOW
Sekitar dua jam sebelum Fashion Show berlangsung, semua designer yang akan tampil malam itu diharuskan memberikan press conference berupa penjelasan mengenai rancangannya kepada para wartawan, baik cetak maupun televisi. Setiap designer menceritakan tentang tema, inspirasi rancangannya, dan bahan yang digunakan. Saya menceritakan sedikit tentang misi saya untuk memodernisasikan Songket Aceh menjadi busana pesta (special occasion) yang bisa dikenakan atau dikreasikan bagi genarasi muda. 

Pertanyaan semakin menjurus ketika salah satu wartawan mulai menanyakan tentang fashion yang kami rancang, terkait dengan marketing dan segementasi pasar di Indonesia dan Yogyakarta pada khususnya. Kami sependapat bahwa fashion muslimah sudah menjadi daya tarik bagi masyarakat tiap provinsi termasuk di Yogyakarta. Pertanyaannya begitu menarik perhatian saya dan topik tersebut menjadi bahan diskusi bagi kami para designer dengan para wartawan.






AFTER THE SHOW
Alhamdulillah, lega rasanya ketika fashion show telah selesai. Tidak ada lagi kepanikan dan kekhawatiran di backstage. Saya dan tim telah melakukan ini semua dengan maksimal walau pastinya ada saja kekurangan dari masing-masing outfitnya. Terima kasih kepada teman-teman designer lain yang begitu kompak, saling membantu satu sama lain selama di backstage. Alhamdulillah, tidak ada sama sekali rasa persaingan dengan teman-teman saat di backstage hingga acara usai. Bahkan kami menutup malam yang indah ini dengan makan bersama di restoran Raminten. Huhuhu... Terharu :) 

Tak lupa juga, terima kasih kepada para model profesional yang sudah sangat kooperatif mengenakan koleksi saya, Aceh revival. Dan terima kasih juga untuk koreografer dari Jogja, Mas Juris yang begitu ramah dan menyenangkan :) 




Special Thanks to Indah dan Echa yang telah menonton show saya malam itu, ditambah dengan rangkaian bunga yang sangat cantik yang mereka bawakan untuk saya. Dukungan kalian sangat berarti sekali.. :)


Dan juga untuk yang lainnya, terima kasih telah mengapresiasi karya kami dan mengajak foto bareng :) 


Special thanks untuk teman-teman Hijabers, designer asal Jakarta. Walaupun kita punya label masing-masing, tapi kita selalu mensupport satu sama lain. You guys are extraordinary! ;D


Dan terakhir yang paling spesial bagi saya, Thanks with all my love untuk suami saya yang sudah membantu penuh perjuangan ini. Dengan segala tenaga dan kreativitasnya, mulai dari hal teknis sampai mengambil setiap fotografi saat fashion show berlangsung. FYI, design untuk semua model laki-lakinya adalah hasil karya suami saya lho, but he keep humble standing among the press photographers ;)


Wassalamu'alaikum