Tuesday, 5 May 2015

Coming Soon Khimar from KIVITZ

Assalamu'alaikum

Saudariku, bagaimana kabar keimananmu hari ini? Semoga kita semua dalam keimanan yang baik dan penuh semangat untuk terus memperbaiki diri. Belakangan ini saya mendapat pertanyaan yang disampaikan via instagram, facebook, atau email mengenai kapan KIVITZ akan mengeluarkan koleksi hijab instant. Alhamdulillah, setelah lulus kuliah ini akhirnya saya punya waktu untuk banyak bereksperimen mencari pola yang tepat dan nyaman untuk khimar ini. Walaupun banyak di luar sana brand yang mengeluarkan khimar seperti ini, tetapi saya mencoba menyajikan sesuatu yang berbeda untuk khimar ini, dimana design-nya harus disesuaikan dengan kepribadian saya dan karakter KIVITZ. Untuk foto detailnya nanti menyusulnya yaa... Mohon ditunggu kabar selanjutnya karena jujur saja tim produksi saya belum bisa memperbanyak khimar ini karena sedang fokus untuk koleksi Eid Series 1436 H besok. Stay tune on facebook or instagram, girls :)



My outfit:
Khimar by KIVITZ
Mahya Dress (Grey) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Friday, 1 May 2015

Al Qur'an is My Lifestyle

Assalamu'alaikum



Setiap muslim tentunya ingin memiliki hidup yang tentram, aman, dan damai dalam lindungan-Nya. Dan juga berharap dijauhkan dari gangguan syaitan yang terkutuk. Apalagi syaitan sebagai musuh yang nyata tak henti-hentinya melakukan berbagai cara untuk menggelincirkan setiap Muslim dari keimanan. Sehingga hidup dalam kegelisahan, kebimbangan, keraguan bahkan kemunkaran dan kekafiran.

Oleh karena itu, sangat wajar jika setiap Muslim mendamba kehidupan bahagia dan aman dari gangguan syaitan. Dan bagaimanakah agar kehidupan kita selamat dari gangguan syaitan? Allah dan Rasul-Nya telah memberikan 'senjata' dan cara agar benar-benar selamat dari gangguan syaitan.

Membaca Al Quran merupakan salah satu ibadah yang utama karena memberikan banyak manfaat kepada para pembacanya baik membacanya dengan lancar atau tidak. Nah, mau tau apa saja menfaat dari membaca Al Quran?

1. Mendapatkan pahala
Rasulullah saw bersabda: "Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al Quran)', maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya." (HR. At-Tirmidzi). Rasulullah saw juga bersabda: "Barang siapa yang membaca satu huruf kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan Miim datu huruf." (HR. Tirmidzi)

2. Memberikan kehormatan bagi kedua orang tua
"Siapa saja membaca Al Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya dan sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan pada kedua orang tuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya, 'bagaimana dipakaikan kepada kami semuanya itu?' Dijawab, 'karena anakmu telah membawa Al Quran". (HR. Al Hakim)

3. Mendapatkan syafaat di hari kiamat
"Bacalah Al Quran karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa'at kepada para ahlinya." (HR. Muslim)

4. Mendapatkan ketenangan
"Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah swt, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah dihadapan para makhluk dan disisi-Nya." (HR. Abu Dawud).
"... Dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram." (QS. 13: 28)

5. Membuat tubuh lebih sehat
"Hendaknya kamu menggunakan kedua obat-obat; madu dan Al Quran." (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas'ud)

Nah, setelah tahu tentang manfaat membaca Al Quran dari beberapa ayat dan hadits di atas, sekarang silahkan dibuktikan dengan melakukan ibadah ini. Alhamdulillah sejak ada komunitas One Day One Juz, saya semakin bersemangat membaca Al Qur'an setiap harinya. Ada teman yang menyemangati kalau kita belum membaca Al Quran, atau menjadi semangat kalau ada teman melapor kalau dia sudah membaca lebih dari satu juz per hari. Masya Allah... Dan banyak sekali yang saya dapat dengan membacanya setiap hari. Kalau kita merasa bisa mencari ketenangan dari hal-hal duniawi, seperti punya rumah besar dan nyaman, ketenaran, atau harta yang berlimpah, pandangan ini keliru. Karena setelah saya merutinkan membaca Al Quran, saya merasa hidup saya jauh lebih tenang dan merasa cukuplah Allah bagi saya di dunia ini. Tak ada rasa sedih bila rezki kurang. Tak ada rasa kecewa jika karya kita dibajak orang lain. Dan tak ada rasa sedih jika tak dipedulikan orang. Karena semua yang kita lakukan di dunia ini sesungguhnya diniatkan hanya untuk mencari ridha-Nya. Wallahu 'alam bishawab...


Wassalamu'alaikum

Wednesday, 29 April 2015

Tropical with Fresh Colors

Assalamu'alaikum

Warna orange adalah warna favorit bagi sebagian penggemar mode. Namun sayangnya, sebagian orang takut mengenakan warna orange karena dianggap terlalu mencolok. Lalu bagaimana cara padu-padan yang tepat?

Untuk mengeksplorasi gaya berpakaian kamu, ada tips dari saya yang akan membuat penampilan kamu tetap cantik dengan item fashion berwarna orange seperti yang saya pakai saat ini.

1. Atasan warna solid
Bawahan berwarna terang akan kelihatan tidak menyilaukan jika dipadukan dengan atasan berwarna solid, seperti hitam atau cokelat. Tambahkan pula aksesoris yang senada untuk menyegarkan penampilan.

2. Mix dengan printed top
Jika menurut kamu hanya mengenakan warna solid yang polos bisa terlihat membosankan, maka  bawahan orange bisa terlihat cheerful jika dipadukan dengan atasan bermotif bunga, tribal, dan lainnya. Pilih warna baju yang senada dengan warna orange ini supaya tetap terlihat harmonis.

3. Pakaian santai
Saat ada waktu untuk bisa liburan, skirt berwarna orange ini akan membuat kita terlihat santai dan casual. Gunakan atasan berpotongan longgar, serta aksesoris sederhana untuk menambah penampilan tampak manis.

4. Jangan pakai warna terang saat pergi malam hari
Namun jika kamu ingin pergi pada malam hari untuk hang out, sebaiknya hindari memakai warna orange. Karena hal ini akan menjadi pusat perhatian.

Seperti yang saya kenakan saat sedang mencari short gateway ke Bandung beberapa waktu yang lalu. Pagi-pagi setelah berolahraga di hotel, saya dan suami memutuskan untuk berjalan-jalan ke luar mencari makan siang di daerah Lembang, Bandung. Mencari tempat yang nuansa alamnya masih sangat terasa. Azmi Skirt, skirt bersiluet H-line ini saya padukan dengan atasan longgar square top yang merupakan koleksi lama dari KIVITZ. Karena saya tidak ingin penampilan ini terlalu ramai dengan warna, akhirnya saya pilih warna hitam untuk atasan, begitu pula dengan hijabnya. Selanjutnya saya tambahkan clutch kuning untuk memberi kesan lebih manis.












My outfit:
Kian Pashmina (Black) by KIVITZ
Jallah Top (Black) by KIVITZ
Azmi Skirt (Orange) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Wednesday, 22 April 2015

Lady Vanguard in Pastel Tones

Assalamu'alaikum

Akhir-akhir ini saya lagi senang sekali jalan-jalan melihat butik-butik yang ada di Jakarta maupun di Bandung, karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta. Kali ini saya berkesempatan untuk jalan-jalan ke Bandung dan berkunjung ke salah satu butik di daerah Progo. Alhamdulillah, semenjak selesai menyelesaikan kuliah di akhir tahun lalu, saya jadi punya banyak waktu kosong untuk bisa jalan-jalan. Kalau lagi sibuk kuliah sperti sebelumnya, sangat susah meluangkan waktu untuk bisa jalan-jalan bebas seperti ini. Bahkan Sabtu-Minggu dulunya saya pakai untuk mengerjakan tugas.

Saat itu saya memilih waktu weekdays, agar jalanan ke Bandung tidak macet dan tidak ramai pengunjung kalau kita sedang ke tempat-tempat yang seru. Welluntuk outfitnya sendiri saya memilih Zudi Top yang didesain sangat futuristik dan memang belum pernah saya pakai sebelumnya di blog. Top ini saya padukan dengan Astila Skirt berwarna hitam dengan detail pleats di bagian kiri. Tampilan yang sangat sederhana, namun nyaman dikenakan. Warnanya pun tidak mencolok dan sebenarnya lebih mengarah ke pastel color. Karena saya menambahkan warna soft pink untuk hijabnya.






My outfit:
Kian Pasmina by KIVITZ
Zudi Top (Cream) by KIVITZ
Astila Skirt (Black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Monday, 20 April 2015

Salwa Dress

Assalamu'alaikum

Kalau biasanya gaya hijabku selalu terlihat rapih dan tidak berantakan, kali ini ada sesuatu yang beda. Foto-foto di bawah sangat apa adanya dan tanpa persiapan. Hehe... Iya, sebenarnya ini waktunya saya untuk liburan, tidak memikirkan pekerjaan, dan kadang tidak terlalu memikirkan penampilan. Yang penting santai dan tentunya nyaman memakai baju yang mudah dipadu-padankan. Seperti yang saya pakai sekarang. Hanya Salwa Dress di-mix dengan cardigan yang bergaya casual.

Tentunya menjadi seorang istri sekaligus wiraswasta, atau yang bahasa kerennya entrepreneur, harus pintar-pintar membagi waktu. Kata orang sih jadi wiraswasta itu liburnya bisa kapan saja. Iya betul. Tapi tidak terserah juga sih. Mungkin saya punya sedikit tips buat kalian yang punya usaha sendiri dan masih bingung gimana caranya memisahkan satu hari untuk berlibur.
  1. Pastikan tidak ada kerjaan yang ter-pending.
  2. Pilihlah waktu yang tidak banyak orang, alias weekday, biar jalanan tidak macet.
  3. Pastikan kita tidak menyentuh pekerjaan saat sedang berlibur. Konsen saja sama liburannya supaya istirahatnya berkualitas.
Seperti liburan singkat saya saat itu. Ketika saya sudah jenuh sama kerjaan yang seperti tidak ada habis-habisnya, saya mengajak suami untuk liburan. Karena kita tidak punya banyak waktu, akhirnya kita memilih kota terdekat dari rumah saya, yaitu kota Bogor untuk bermalam satu malam. Selama di hotel kita having fun saja. Nonton TV dan berenang di sore dan pagi hari. Check out dari hotel, kami makan siang di Cimory Riverside dengan mengajak keponakan saya yang tinggal di Bogor. Alhamdulillah, happy rasanya!

Alhamdulillah, saya merasa bersyukur memiliki pekerjaan seperti sekarang. Menjadi istri tetap menjadi prioritas utama, dan menjadi fashion designer adalah passion.





My outfit:
Kian Pashmina (Black) by KIVITZ
Basic Cardigan by Uniqlo
Salwa Dress (Fuschia-Dusty Pink) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Saturday, 18 April 2015

Melur & Rommy Wedding

Assalamu'alaikum

Hallo, senang sekali rasanya untuk kembali posting blog. Semoga kalian yang membaca sedang berbahagia dan penuh rasa syukur. Di post kali ini saya mau cerita mengenai gaun akad Fitri Aulia yang saya design khusus untuk teman saya, yaitu Melur atau lebih akrab dipanggil Ayi. Mba Ayi adalah seorang teman yang saya kenal lewat kepanitiaan di Hijabers Community. Waktu saya dan Ghaida masih aktif mengurus pengajian bulanan Hijabers Community beberapa tahun lalu, kami mencari tim yang bisa membantu kami untuk menyelenggarakan pengajian tersebut. Nah, salah satunya adalah Mba Ayi ini. Orang yang sangat ramah dan baik hati.

Suatu ketika, Mba Ayi menghubungi saya (sekitar bulan Desember 2014) dan minta dibuatkan gaun untuk akad nikahnya. Sebenarnya untuk pembuatan gaun nikah biasanya saya meminta client saya untuk memberi tahu minimal 3 bulan sebelumnya. Tapi untuk gaun Mba Ayi ini permintaannya agak cepat, namun tetap saya buatkan. Karena saya dan Mba Ayi sudah sangat dekat, jadi rasanya ingin sekali membantu sahabat, hehe... Akhirnya kita bertemu lagi di fX untuk memilih satu baju akad yang sudah saya buat sketch-nya terlebih dahulu (waktu itu saya buat 6 model untuk Mba Ayi pilih). Saya jelaskan satu per satu setiap gambarnya. Bentuk siluetnya, bentuk lengannya, sampai detail payet dan juga bordirnya. Akhirnya terpilihlah satu design yang sedikit direvisi di bagian tertentu. Setelah itu barulah proses ukur badan.

Kerjaan seperti ini selalu berhubungan dengan deadline, sama seperti halnya penyelesaian baju ini. Penuh drama dan ketegangan... Karena kita baru pilih design di pertengahan Januari, jadi penyelesaian baju ini sebenarnya hanya 1,5 bulan saja. Kok bisa ya, baju yang kelihatannya biasa saja tapi makan waktu lama untuk pengerjaannya? Let me tell... Sekilas dari jauh, baju nikah akan terlihat sangat bisa. Tapi kalau dilihat dari dekat dan diperhatikan, akan terlihat detail-detail yang pengerjaannya tidak mudah. Payet-payet ini masih dikerjakan dengan menggunakan tangan. Detailnya saya buat di bagian lengan dan dari bagian pinggang ke bawah. Karena konsepnya baju akad syar'i, jadi saya tidak banyak bermain detail di bagian dadanya. Hanya payet tabur agar bajunya tidak kosong begitu saja.

Oke, lanjut cerita. Untuk styling hijab dikerjakan oleh tim dari Mba Ayi. Saya hanya memberikan 2 jenis hijab, yaitu cerruti dan tille dengan detail payet di ujung-ujung kainnya. Nampak indah bukan? Pengantin muslimah juga bisa syar'i lho.

Nah sekarang, boleh juga ya membahas outfit designer-nya untuk menghadiri undangan ini. Hehe... Pagi-pagi saya sudah kebingungan mau pilih baju yang mana untuk menghadiri akad nikah Mba Ayi dan suami. Langsung ambil saja yang ada di lemari. Haifa Dress koleksi dari KIVITZ lah yang saya pilih. Karena detail pleats-nya yang bikin mewah dan cocok untuk digunakan di acara formal seperti ini. Dress tanpa lengan ini saya padukan dengan Aceh Songket Blazer dari Fitri Aulia berwarna broken white dan gold ditambah dengan hijab yang juga berwarna broken white. Hijab-nya seperti yang sedang trend sekarang ya, yaitu hijab instant.. Sebenarnya hijab ini saya buat ketika mengikuti Fashion Show di Indonesia Islamic Fashion Fair 2013. Karena masih awal ikut fashion show, jadi saya buat hijab instant agar saat pergantian model tidak memakan banyak waktu untuk styling macam-macam. Gambar lengkapnya bisa klik di sini. Tapi karena masih harus banyak revisi pola ini-itu, jadi hijab ini belum diproduksi dalam jumlah yang banyak.












My outfit:
Instant hijab by KIVITZ
Aceh Songket Blazer by Fitri Aulia
Haifa Dress by KIVITZ




Melur's outfit:
Fitri Aulia Bridal

Wassalamu'alaikum