Wednesday, 23 November 2011

KIVITZ: HIGHWAVE






Fashion Designer: Fitri Aulia
Brand Designer: Mulky Aulia
Models: Dika Restiyani & Syarifah Aulia Fitri
Photographer: Adjie Triwibowo
Make Up: Wardah Cosmetics

Assalamu'alaikum

Hari ini dengan rasa syukur kepada Allah Swt. saya meluncurkan koleksi terbaru dari KIVITZ bernama HIGHWAVE. Koleksi tersebut sudah kami siapkan selama kurang lebih 2 bulan dengan perjuangan yang besar, Alhamdulillah.

Sedikit deskripsi tentang HIGHWAVE, koleksi ini tetap mempertahankan prinsip berbusana KIVITZ yang diusahakan untuk tetap syar'i (melabuhkan hijab di bawah dada dan tidak ketat), busana mix & match yang bergaya  casual-elegan, yang terdiri dari berbagai rancangan dress, top, skirt, outerwear, dan scarf. Positioning KIVITZ tetap dipertahankan pada warna-warna yang terang dan kuat, sesuai dengan kepribadian saya.

Mengapa HIGHWAVE? Saya percaya busana muslimah yang longgar sama sekali tidak terlihat kuno. Inspirasi saya datang dengan merancang busana yang lebar, yang berkesan seperti ombak. Laksana ombak tinggi yang menerjang, seorang muslimag merefleksikan rasa percaya diri yang tinggi dengan ekspresi berbusana yang memiliki penekanan (emphasise) pada warna dan bentuk.

Bagi yang ingin membeli langsung koleksi HIGHWAVE dari KIVITZ, bisa mengunjungi Mos Bazaar, tanggal 25-27 November 2011. Koleksi ini juga dapat diperoleh secara online di Facebook terhitung mulai tanggal 26 November 2011. Insya Allah.

Semoga koleksi kali ini bisa menjadi pilihan bagi muslimah dalam mengekspresikan diri melalui fashion hijab. Feel the colors, swing the waves, and get ready for HIGHWAVE experience. 

Wassalamu'alaikum

Saturday, 19 November 2011

Coming Soon: HIGHWAVE


Prepare for The Next Step

Assalamu'alaikum

Hallooo... Apa kabar? Beberapa waktu ini saya kurang sering untuk update blog karena kesibukan mengurus koleksi terbaru dari KIVITZ. Dari mulai mendesign, memilih bahan dan warna, sampai urusan ke konveksi. Saya turun langsung untuk mengurusi hal itu semua. Kelihatannya memang repot dan melelahkan, tapi saya sangat menikmatinya. Dan alhamdulillah saya selalu dibanu suami tercinta untuk mengurus semuanya.

Koleksi kali ini akan menjadi all new style yang benar-benar baru dari KIVITZ. Dengan tetap mempertahankan ciri khas KIVITZ, yaitu prinsip untuk tetap syar'i (tidak ketat dan melabuhkan hijab di bawah dada), warna-warna yang bold, dan design casual-elegan, Koleksi ini akan segera dipublish dalam minggu ini, Insya Allah. 


Wassalamu'alaikum

Wednesday, 5 October 2011

Playing with Blue-Aisha

Assamu'alaikum

Alhamdulillah... Akhirnya sampai juga di Jakarta dengan selamat. Setelah berlibur sambil bersilaturahmi dengan sanak saudara di Kampuang. Akhirnya saya bisa beraktivitas lagi. Mengurus suami dan KIVITZ, yang saat ini sedang menyiapkan koleksi terbarunya. So excited for the next collecion, ladies!

Kami sekeluarga menyempatkan bermalam di kota Padang, sehari sebelum saya dan suami pulang ke Jakarta. Dan ini adalah outfit hari terakhir saya, mengenakan salah satu Eid Series, Aisha-Blue. Rancangan yang saya buat khusus di hari raya lalu. Mungkin kamu sudah lihat model Aisha di post sebelumnya, namun yang ditampilkan pada fashion show hanya warna pink, abu-abu, dan putih. Kali ini special foto untuk yang warna biru. Ayooo, yang belum kebagian Eid Series dari KIVITZ, bisa didapat di Moshaict Boutique ya. *wink*

Oia, kalau ada yang sudah beli Eid Series, disarankan menggunakan pakaian dalam yang longgar agar tidak membentu tubuh. Karena bagian atas baju menggunakan bahan chiffon yang bisa menerawang ke dalam. Dan untuk hijabnya, disarankan pula menggunakan hijab yang tidak bermotif karena akan terlihat 'too much'. Karena bagian roknya sudah terlihat ramai dengan adanya motif flowery.





Ini adalah salauh satu outfit favorit saya. Karena saya sangat suka dengan atasan yang longgar dan warna bold. Pakaian ini sangat cocok untuk dipakai di suasana yang cerah di siang hari, bisa juga untuk acara keluarga yang semi formal. 

Wassalamu'alaikum

Thursday, 29 September 2011

Culture & Love Atmosphere

Assalamu'alaikum

Saat saya menulis blog ini, saya berada di sebuah desa bernama Koto Tuo. Salah satu desa di kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Ini adalah pertama kalinya saya menginjakkan kaki di ranah Minang, daerah asal suami saya, Orang tua suami saya lebih tepatnya. Kalau suami sih lahir di Bukittinggi, hehe.. Tujuan utama saya dan suami ke sini adalah ingin memperkenalkan saya sebagai anggota bari keluarga Drs. H. Hamdy Burhan, M.Si, Dt. bagindo, dan meresmikan gelar kepada suami saya. Menurut adat Minang, seorang laki-laki akan mendapat gelar ketika ia sudah menikah. Dan gelar untuk suami saya yaitu Sutan Limbah Tuah, yang kurang lebih artinya adalah kharisma dan wibawa yang tak ada habisnya. Subhanallah! Insya Allah acaranya akan diadakan hari Jum'at ini, 30 September 2011. Acara adat ini baru bisa diselenggarakan sekarang (padahal kami sudah menikah 1 tahun yang lalu) karena kami baru sempat pulang kampung saat ini mengingat beberapa kesibukan kami. Selain itu, tujuan kami berdua kesini juga untuk liburan, melepaskan kepenatan dari aktivitas KIVITZ dan merayakan kelulusan S2 suami saya. Alhamdulillah, baru usia 25 tahun tapi suami saya sudah lulus S2. I'm very proud of him! Makin lengkaplah namanya saat ini, Mulky Aulia Hamdy, S.Ds, M.Ds, St. Limbak Tuah. Alhamdulillah, terima kasih yaa Allah... Semoga ilmunya makin berkah dan bermanfaat untuk mahasiswanya sebagai seorang dosen, dan juga kepada masyarakat. Karena sebaik-baiknya harta adalah yang disedekahkan, dan sebaik-baiknya manusia adalah yang menebar manfaat.

 

Alhamdulillah, mendarat dengan selamat di Bandara Minangkabau. Welcome to West Sumatera! Sampai di sana, kami dijemput mama dan papa, yang sudah berangkat lebih dulu ke Padang. Ada juga abang ipar saya, Uda Erik.


Perjalanan dari bandara ke Pasaman kurang lebih 3 jam. subhanallah, andai kalian melewatinya mungkin ada dari beberapa kalian yang akan mabuk. Karena Jalanannya sangat berkelok-kelok. belum sempurna beloknya sudah belok lagi. Kata papa, saya termasuk orang yang kuat. karena saya sampai rumah dalam keadaan sehat-sehat saja. Tak ada muntah-muntah, hehe... Perjalanan ditambah medan yang cukup menyeramkan, kiri tebing dan kanan jurang. Saat itu hujan dan hari sudah gelap. tapi Alhamdulillah, kita semua selamat sampai kampung :)

Bersama mama di depan gerbang rumah - Koto Tuo

Setelah beristirahat selama 1 hari, hari Minggu papa ajak kita ke Bukittinggi. Papa sudah reserved 2 kamar hotel untuk papa, mama, saya dan suami. keesokan paginya, kami berempat jogging keliling kota Bukittinggi sambil mendengar sejarah kota Bukittinggi dari papa. Mulai dari bioskop tertua di Bukittinggi sampai Benteng Fort De Kock.

Di depan bisoko[ tua, Sophia - Bukittinggi

Jogging menelusuri benteng Fort De Kock - Bukittinggi

Okay, sampai di sini dulu cerita saya di kota Padang. Doakan acara hari Jum'at ini berjalan lancar dan diberkahi Allah Swt. ya.


Wassalamu'alaikum