Showing posts with label Fitri Aulia Concept. Show all posts
Showing posts with label Fitri Aulia Concept. Show all posts

Sunday, 17 July 2016

Fall/Winter 2016 Meeting on Ramadhan

Assalamu'alaikum

Buat sebagian orang datang ke kantor di bulan Ramadhan terasa melelahkan, namun saya selalu excited karena setiap hari yang saya kerjakan merupakan hal-hal baru. Bekerja di industri kreatif seperti ini memang menjadi pilihan saya sejak duduk di bangku kuliah. Mengerjakan sesuatu yang berbeda setiap harinya dan menghasilkan karya merupakan kepuasan tersendiri buat saya.

Di bulan Ramadhan ini, tim kreatif kami sedang menggodok koleksi terbaru. Segala proses kreatif sebenarnya sudah dimulai sejak bulan Maret yang lalu, seperti mencari inspirasi, me-research trend dunia yang sedang berkembang, hingga melihat trend di Indonesia yang sedang marak. Oleh karena itu, meeting kali ini adalah pembahasan mengenai moodboard, desain, dan pemilihan bahan. Jujur saja, dalam keseluruhan proses berbisnis KIVITZ ini, part ini menjadi bagian terfavorit buat saya. Dimana saya harus menerangkan moodboard yang sudah dibuat, terinspirasi dari apa, hingga saya tuangkan dalam setiap desainnya. Dari dulu saya suka sekali dengan gambar-gambar dan warna-warna. Sehingga kalau terlihat berantakan, saya malah anggap ini adalah art. Alhamdulillahnya art yang ini akan diaplikasikan untuk busana para muslimah, jadi semoga tidak sia-sia. Karena buat sebagian orang, art selalu diidentikan dengan sesuatu yang rebel, atau diluar jalur yang seharusnya. Tidak dipungkiri, semua orang punya kesukaan yang berbeda-beda. Ada yang sukanya science, sosial, juga art. Selama minat tersebut diarahkan ke dalam sesuatu hal yang positif insyaAllah semuanya baik di mata Allah.

Oia, setiap membahas koleksi baru, suami ikut turun tangan langsung ke dalam proses kreatif ini. Kami banyak diskusi mengenai desain karena suami yang suka dengan dunia fashion dan background kuliahnya yang juga berasal dari Desain Komunikasi Visual. Walaupun berbeda bidang desain, namun prinsip desain sebenarnya sama saja. Hanya pengaplikasiannya saja yang berbeda. Kalau saya sudah pasti turun tangan langsung sih hehehe... Karena memang ini andil terbesar saya di KIVITZ, yaitu make a collection. Tapi jangan salah, di sini juga ada tim management yang akan menghitung-hitung secara bisnisnya. Ide segila apapun kita tapi kalau harganya tidak masuk, sudah otomatis akan ditolak oleh management. Alhamdulillah, sejak tahun lalu saya bisa fokus untuk urusan desain saja.

Next... Setelah hampir setengah harian tim kreatif KIVITZ meeting untuk koleksi baru dengan otak yang hampir ngebul (hihi), tiba saatnya untuk buka puasa bareng dengan seluruh tim. Jam 4 sore, kami sudah keluar (walaupun saya dan suami yang menjadi penutup pintu alias keluar paling akhir yaitu jam 5) dari kantor dan menuju lokasi berbuka puasa. Nah, ini dia semua muka-muka orang dibelakang layar KIVITZ. Ada tim sales and marketing, tim merchandising, tim kreatif dan produksi, dan tim quality control. Alhamdulillah satu agenda buka bersama tim tahun ini terlaksana sudah. Semangat untuk kita semua!






My outfit:
Haouz Limited Scarf (light brown) by KIVITZ
Punica Dress (black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Tuesday, 7 June 2016

KIVITZ BTS of Eid Series 2016: Le Jardin D'Orient

Assalamu'alaikum

Hello teman-teman... Apa kabarnya hari ini? Tidak terasa sampai juga kita di bulan Ramadhan. Alhamdulillah... Itu tandanya kita harus mempersiapkan lahir dan batin kita untuk mencapai segala jenis target yang sudah kita buat? Berbicara mengenai Ramadhan tidak lengkap rasanya jika kita tidak membahas outfit hari raya. Memang masih lama sih, tapi segala persiapannya sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum Ramadhan, agar kita tetap fokus beribadah ketika Ramadhan tiba.

Seperti yang saya lakukan akhir bulan lalu. Saya dan tim KIVITZ melaksanakan sesi photoshoot dengan konsep Maroko. Setiap designer pasti akan menjadikan Maroko ini menjadi inspirasi mereka. Namun setiap designer pasti akan menghasilkan karya yang berbeda walau ide besarnya sama. Dikoleksi Eid Series ini (sejak 2011 silam, KIVITZ selalu menyebut koleksi Ramadhan dengan nama Eid Series) saya terinspirasi dari sebuah bangunan museum yang ada di kota Marrakech, Maroko, bernama Le Jardin Majorelle. Bangunan ini sangat unik dan membuat mata yang melihatnya pasti terkesima dengan keindahannya. Di tengah gersangnya padang pasir, terdapat bangunan yang berwarna biru dengan dikelilingi dengan ratusan jenis tanaman.

Dari inspirasi tersebut kami menghasilkan koleksi color scheme berwarna biru, hijau, coklat dan sedikit putih. Biru sebagai warna bangunan Le Jardin Majorelle, hijau yang mewakili element tropical, dan coklat yang melambangkan pasir di derah gurun pasir.

Oke, kembali ke proses photoshooi Le Jardin D'Orient. Kami memulai make up sekitar pukul 10.00. Karena memang lokasi ini baru dibuka jam 10.00 pagi. Mba Tiyo sebagai Make Up Artist-nya, Dhatu Rembulan sebagai talent, dan Mas Hangga Putra dan tim dari photographer sudah ready jam 10.00 pagi itu. Mba Tiyo dan Dhatu langsung menuju lokasi make up, sedangkan Mas Hangga segera prepare untuk mencari spot-spot bagus. Tim KIVITZ juga tidak ketinggalan untuk mempersiapkan semua koleksi yang akan difoto.

Mba Tiyo kurang lebih menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam untuk mendadani Dhatu dengan gaya make up natural look, saya request lebih ke arah kecoklatan untuk di bagian mata. Karena hari itu hari Jumat, jadi di foto katalog sesi awal hanya sekitar 2 baju saja. Dilanjutkan setelah shalat Jumat dengan 4 baju lagi. Selanjutnya kita sama-sama makan siang. Kenapa tidak makan siang dulu setelah shalat Jumat? Demi mengejar matahari (karena kita foto outdoor) jadilah kita semua sepakat untuk foto 4 baju lagi. Kebetulan semua talent yang terlibat memang belum lapar. Hanya break sekitar 30 menit, kita langsung menuju sesi foto campaign yang berjumlah 4 look. Alhamdulillah dapat model yang mengerti tampilan KIVITZ, jadi pengambilan gambarnya pun terbilang cepat. Tidak sampai larut, sekitar jam 15.00, photoshoot ini telah selesai dengan membabat habis 10 looks foto katalog dan 4 looks foto campaign.

Untuk photoshoot kali ini saya sendiri yang memegang langsung untuk styling-nya. Seperti biasa, sebelum waktunya photoshoot saya sudah menyiapkan beberapa file yang memudahkan saya untuk pelaksanaan photoshoot, seperti urutan outfitnya, rundown photoshoot, make up reference untuk MUA, dan photo references untuk fotografer dan juga model. Dengan materi yang matang, in syaa Allah pelaksanaan saat hari H lebih mudah dijalankan.

Thank you untuk semua tim yang sudah membantu kelancaran photoshoot KIVITZ Eid Series 2016. Semoga koleksi Eid Series kali ini disukai oleh para muslimah khusunya di Indonesia. In syaa Allah koleksi ini akan launching pada hari Jum'at 27 Mei 2016 di event Muslim Fashion Festival 2016.










My outfit:
Verbena Scarf (broken white) by KIVITZ
Michelia Dress (navy) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Wednesday, 11 May 2016

Behind The Shoot of KIVITZ S/S 2016: Amitie

Assalamu'alaikum

Setiap kali sesi photoshoot, menjadi moment paling menegangkan setelah fashion show, namun sekaligus menyenangkan. Kenapa? Karena hari itu karya yang tadinya hanya berupa gambar akan difoto untuk keperluan marketing. Jadi saya tidak pernah main-main untuk photoshoot. Biasanya setiap foto saya buat jadi 2 sesi, sesi katalog dan sesi campaign. Sesi katalog pun saya jarang dengan latar polos, biasanya ada properti kecil untuk menjelaskan konsep koleksi tersebut. Dan untuk kali ini karena temanya berhubungan dengan alam, maka dipilihlah pepohonan yang sedikit muncul dan juga bayangannya yang kita jadikan background untuk katalog.

Photoshoot kali ini diambil waktu weekend karena ada beberapa hal. Jam 7 pagi saya sudah berangkat dari rumah untuk menuju studio foto yang berada di daerah Cawang. Segala persiapan ini juga memakan waktu kurang lebih satu bulan. Karena harus menyocokan waktu dengan fotografer, stylist, make up artist, model, juga studionya. Dalam sebulan itu juga saya dan tim kreatif lainnya membuat konsep sesi katalog, make up reference, campaign reference, dan juga urutan baju yang akan difoto terlebih dahulu. Intinya, setiap photoshoot saya selalu matang dengan materi. Agar hari H, tidak ada kebingungan yang berarti. Materi ini juga dibuat sebagai pedoman bagi semua talent yang berkaitan dengan projek photoshoot KIVITZ ini.

Untuk photoshoot KIVITZ SS 2016 kali ini, saya bekerja sama dengan Mas Adjie sebagai photographer. Jadi ceritanya Mas Adjie ini sudah tahu banget KIVITZ dari awal kita berdiri di tahun 2010 yang lalu. Dulunya kita hanya sanggup untuk sewa studio milik dia untuk foto katalog seharga Rp 300.000,- untuk 6 jam. Selanjutnya kita juga punya kerjasama saat photoshoot koleksi Highwave di tahun 2012. Tidak berhenti disitu, kami pun juga kerjasama untuk projek pembuatan buku Inspiring Syar'i & Stylish Hijab di akhir tahun 2012. Jadi sebenarnya sudah banyak karya yang kita kerjakan barengan. Sekarang ini dia sedang banyak projek video untuk perusahaan besar seperti, Garuda Indonesia, Blibli.com, dan masih banyak lagi. Sampai akhirnya kita ketemu lagi untuk membuat projek bareng, yaitu photoshoot untuk koleksi KIVITZ SS 2016, Amitie. Dia banyak juga bantu untuk masalah konsep katalog dan campaign-nya. Karya-karyanya juga sudah tidak diragukan lagi. Bisa diintip di instagram @adjiet.

Alhamdulillah, photoshoot ini selesai jam 4 sore. Padahal kita mulai agak molor, sekitar jam 11 siang karena ada kendala, yaitu make up artist-nya bilang ke saya kalau ternyata dia sakit dan baru kabarin jam 6 pagi saat hari H. Jadilah kita panik untuk mencari MUA yang available saat itu juga. Alhamdulillah mas adjie punya kenalan yang suka magang di tempat kerjanya. Huhuhu, agak panik di awal, tapi Alhamdulillah sisanya lancar.

Terima kasih KIVITZ team. Semoga karyanya ngga hanya sekedar jualan semata, tapi art-nya juga dapat dan memanjakan mata yang melihgatnya ya :)







My outfit:
unbranded scarf
Cardigan by Uniqlo
Raff Dress (black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Sunday, 8 May 2016

Creative Process of KIVITZ S/S 2016: Amitie

Assalamu'alaikum

Pada koleksi KIVITZ Spring/Summer 2016 yang bernama Amitie ini, saya banyak terinspirasi dari alam. Koleksi ini hadir dengan siluet dan potongan garis-garis sederhana yang diterapkan di sebagian besar look-nya. Kesederhanaan dapat dilihat melalui dress dengan potongan A-line, dress dengan setengah lingkaran, dan atasan longgar dengan kain yang tidak ringan, namun tidak juga berat. Koleksi ini menciptakan tampilan yang feminin dan flowy seperti halnya keindahan alam.

Dengan color theme yang menyerupai unsur-unsur penting dari alam seperti biru laut, hutan tropis yang hijau, creme wood, merah maroon, grey mist, dan batu hitam.

Sebagai sifat yang menggambarkan seorang wanita yang memiliki hati yang indah dan pikiran yang juga indah. Hal ini menjadi keindahan alam yang berasal dari dalam dan memberi efek ke luar yang juga baik. Dengan demikian, keberadaannya membawa dunia dalam kedamaian dan ketenangan saat ia hidup dalam sebuah harmoni.









Saya belajar dari quotes yang tertera pada Kalender 2016 ini. Allah makes the impossible, possible. Dari quote tersebut saya paham betul bahwa kita bisa menjadi apa yang kita impikan jika kita bekerja dengan giat untuk terus mengejar impian kita itu. Mungkin dulu menjadi fashion designer hanya impian semata, namun saya terus berusaha menjadi seorang fashion designer. Memang, semuanya ada 'tangan-tangan' Allah yang berjalan. Yang menjadi bagian saya adalah melakukannya dengan totalitas. Buat saya menjadi fashion designer tidak hanya membuat sebuah baju saja, tapi memberi 'jiwa' dalam karya. Saya selalu berusaha membuat karya dengan keseriusan. Dimulai dari proses mencari inspirasi hingga terciptanya moodboard. Dari proses ini, in syaa Allah kita dijauhkan dari plagiat, bahkan memudahkan kita dalam men-design. Adanya deadline, proses produksi, semuanya butuh perencanaan yang matang. Saya dan tim, saya bisa berencana dengan business plan yang sudah ada, berharap Allah juga akan membantu kami karena kami telah berikhtiar semaksimal yang kami mampu. Wallahu 'alam bishawab



Wassalamu'alaikum

Monday, 8 February 2016

Throwback Fitri Aulia on Jakarta Fashion Week 2016

Assalamu'alaikum

Masih ingat dengan koleksi premium brand saya, FITRI AULIA, di ajang Jakarta Fashion Week 2016 di bulan Oktober yang lalu? Nighttide Alteration dari brand Fitri Aulia ini merupakan konsep dasar dari busana ready-to-wear KIVITZ Spring/Summer 2016 yang akan datang. Maka dari itu, konsep koleksi KIVITZ Spring/Summer 2016 nanti tidak akan terlalu jauh dari koleksi yang telah ditampilkan di JFW 2016.

Kembali lagi di masa hari ketika show dilaksanakan. Sekitar pukul 12.00 saya melakukan Press Conference beserta teman-teman dari Lasalle College Jakarta untuk memberi sedikit penjelasan di hadapan beberapa rekan-rekan media yang hadir mengenai koleksi yang akan ditampilkan jam 15.30 nanti di Fashion Tent. Kami mempresentasikan bergantian kurang lebih sekitar 5-10 menit.


Sebenarnya saya sudah pernah membahas mengenai konsep koleksi Nighttide Alteration ini di blog post ini. Namun kali ini saya ingin memperlihatkan lebih detail dari koleksi ini.

Look 1: Redwood Dress
Dress berbahan dari Songket Aceh dipadukan dengan pleated fabric di bagian bawahnya. Detail beads pada bagian atas menambah kesan elegant pada outfit ini. Because red is a statement.



Redwood Dress

Look 2: Petal Top and Ardeness Skirt
Top abu-abu dengan aplikasi pleated dengan detail bordir dan 3D embellishment di bagian ujung lengannya. Di-mix dengan printed satin duchess dengan detail beads disetiap pattern pucuk rebung. FYI, pucuk rebung merupakan pattern khas yang berasal dari Aceh. Saya tambahkan belt dengan tambahan bros Pintu Aceh untuk styling.


Petal Top

Ardennes Skirt (Maroon)

Look 3: Amazon Dress
Dress dari Songket Aceh, saya tambahkan detail bordir dan beads di dalam bordir gold tersebut. Full bordir dan beads ada dibagian depan dan belakang pakaian ini. Pada bagian bawah disatukan dengan pleated fabric warna hitam yang elegan.



Amazon Dress

Look 4: Daintree Dress
Dress hitam dengan aksen tumpuk, dipadukan dengan outer dengan lonceng sleeve ini cukup berbeda dari design Nighttide Alteration yang lainnya. Detail beads tabur ada di bagian tumpukan pada dress di bagian bawah, berikut detail embellishmet pada outer bagian atas.



Daintree Dress

Look 5: Monteverade Dress
Loose dress dengan potongan A-line dengan berwarna hijau dengan detail embellishment di bagian depan, detail tersebut dialasi dengan tenun songket Aceh berwarna gold. Terdapat juga detail pleats di bagian belakang.




Look 6: Sagano Dress
Dress glamour dengan kombinasi Songket Aceh, beads dan pleated fabric hingga bagian bawah dress ini, terdapat embellishment di bagian depan dan belakang yang terbuat dari Songket Aceh.



Sagano Dress

Look 7: Beads Top and Ardeness Skirt
Inner top berwarna abu-abu dipadukan dengan outer dari bahan organza dengan detail bordir dan embellishment bunga-bunga berwarna gold. Outer ini dipadukan dengan skirt printed satin duchess berwarna biru dengan aksen beads mengelilingi rok tersebut. 


Ardeness Skirt

Beads Top

Look 8: Valdivian Dress
The last is my favorite! Outfit ini nampak lebih simple and clean, namun sangat elegant. Dengan detail embellishment bermotif pucuk rebung di bagian bahu pada long cape ini. Saya merancang sesuatu yang berbeda pada long cape-nya yaitu terbuat dari pleated fabric yang panjang hingga ke bawah. Dengan warna bold biru gelap, outfit ini tampak lebih sophisticated and elegant.



Valdivian Dress

Kalau sedang flashback melihat kembali koleksi saya di atas, teringat akan perjuangan dalam men-design dan memproduksi ini semua. Kurang tidur karena selalu bolak-balik ke workshop untuk meering bersama pattern maker. Tapi Alhamdulillah... Semua sudah terlewati. Semoga ada kesempatan lagi untuk mengikuti ajang besar seperti ini sehingga saya bisa berkarya lebih baik lagi.

Wassalamu'alaikum